Berita  

Suryadi Naik Kelas dari Sekdin Menjadi Kadin

PIN : Salah satu camat yang dilantik tengah menerima pemasangan pin jabatan dari Bupati Yuli Hastuti dalam pelantikann dan pengambilan sumpah/janji jabatan 51 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo yang diadakan di Ruang Arahiwang Setda. Jumat (5/1/2024).

PURWOREJO-Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Purworejo Suryadi akhirnya naik kelas menjadi Kepala Dindukcapil. Hal itu tampak dalam pelantikann dan pengambilan sumpah/janji jabatan 51 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo yang diadakan di Ruang Arahiwang Setda. Jumat (5/1/2024).

Kandidat lain yang namanya juga diajukan ke Pusat, Andang Nugerahantara Sutrisna (Camat Loano) juga mengikuti prosesi pelantikan dimana dirinya menempati posisi baru sebagai Kepala Bagian (Kabag) Kesra yang ditinggalkan Faturohman karena memasuki masa pensiun.

Dari total 51 pejabat yang dilantik, diperinci 1 Pimpinan Tinggi Pratama, 18 Jabatan Administrator, 30 Jabatan Pengawas, serta mengukuhkan 2 Kepala Puskesmas.

“Di awal Tahun 2024 ini, saya sebagai pengemban jabatan Bupati Purworejo, merasa perlu melakukan rotasi, mutasi dan promosi jabatan di jajaran Pemerintah Kabupaten Purworejo. Hal ini tidak lain didasarkan pertimbangan kebutuhan organisasi, mengingat adanya kekosongan jabatan yang harus segera diisi.

Bupti mengatakan jika rotasi itu menyesuaikan dinamika yang terjadi seiring dengan pergantian pimpinan daerah, agar kinerja Pemerintah Kabupaten Purworejo secara keseluruhan dapat terselenggara secara optimal.

Lebih jauh disampaikan jika promosi maupun mutasi jabatan memang merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai.

“Sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” tambahnya.

Dirinya meminta pejabat yang dilantik khususnya dan seluruh ASN di Kabupaten Purworejo untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, dilandasi jiwa pengabdian, integritas dan loyalitas yang tinggi, serta menghindari segala bentuk praktik-praktik korupsi kolusi dan nepotisme, agar tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

“Selain itu, juga senantiasa menjaga moral dan etika, menjaga norma-norma sosial dan agama yang berlaku, sehingga dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat,” pesannya.

Menurut Bupati, meskipun mengalami pergantian pimpinan daerah, namun sampai saat ini Visi Kabupaten Purworejo masih Purworejo Berdaya Saing 2025 atau Panca Daya Saing. “Untuk menyempurnakan Visi tersebut agar benar-benar dapat terwujud di tahun 2025, tentunya dukungan birokrasi yang berkualitas masih sangat dibutuhkan,” tandasnya.(dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test