SMP Bruderan Gelar Sosialisasi Pendidikan Seksual

smp bruderan purworejo
ANAK : Pemateri dari RS Panti Waluyo dr Dani Pramana menjadi narasumber sosialisasi pendidikan seksual bagi anak di SMP Bruderan Purworejo.

PURWOREJO-Tidak perlu lama bagi SMP Bruderan Purworejo untuk menindaklanjuti Program Pemerintah mengenai Sekolah Ramah Anak (SRA). Peserta didik di sekolah tersebut diajak untuk mengikuti sosialisasi pendidikan seksual yang diadakan di sekolah tersebut, Jumat (22/3/2024).

Kegiatan ini menghadirkan dr Dani Pramana Putra dan dr Enny Irawati MM dari Rumah Sakit Panti Waluyo Purworejo. Seluruh peserta didik menjadi sasaran kegiatan tersebut.

Kepala SMP Bruderan Purworejo Tri Wahyuni mengungkapkan jika pendidikan seksual merupakan suatu keterampilan dan pengetahuan yang sangat penting dan perlu diberikan sedini mungkin kepada anak mengenai perilaku seksual untuk menghadapi hal-hal yang akan terjadi di masa depan, seiring bertambahnya usia.

Baca Juga Deklarasi SRA, Wujudkan Perlindungan Anak dari Kekerasan

“Dari sini, kami berharap bisa membentuk karakter dan pola perilaku anak-anak agar mampu terhindar dari perilaku-perilaku yang beresiko terhadap pelecehan seksual maupun perilaku seksual menyimpang,” kata Tri Wahyuni.

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, sekolah yang berada di Jalan Prof Dr N Driyarkara 3 Purworejo ini membagi dalam dua kelompok. Dimana peserta didik laki-laki mendapatkan pencerahan dari Dr Dani Pramana putra, sementara untuk putri bersama dr Enny Irawati MM.

Materi yang diberikan mengenai menjaga kesehatan reproduksi, batasan-batasan orang lain menyentuh tubuh dan berbagai penyakit serta konsekuensinya jika melakukan seks bebas dan lain sebagainya.

Pemateri dr Dani Pramana menyampaikan bahwa pendidikan seksual sangat penting untuk anak usia dini terlebih masa SMP yang mulai berkembangnya hormon seksual.

“Pendidikan seks diharapkan bukan hal tabu, karena ilmu atau pengetahuan seksual ini penting untuk mencegah berkembangnya pikiran-pikiran negatif, penyakit menular pada anak, terutama dalam pergaulannya,” kata Dani.

Dani menambahkan jika selama bertugas di Purworejo, dirinya menemukan banyak kasus anak usia dini yang sudah hamil. Dan edukasi seksual menjadi penting untuk anak-anak remaja saat ini.(nif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test