Bazar UMKM Kemanukan Undang Warga Tetangga Untuk Datang

bazar umkm kemanukan
TAKJIL : Warga tengah membeli takjil di Bazar UMKM yang diadakan Pemdes Kemanukan dengan Bumdes Sido Makmur.

BAGELEN-Selama Ramadhan 1445 hijriah, Pasar Kemanukan Kecamatan Bagelen, Purworejo terlihat lebih semarak dibandingkan biasanya. Jika biasanya hanya ramai pada hari pasaran saja yakni Rabu dan Sabtu, namun sekarang kondisinya berbeda.

Ya selama Ramadhan ini, pihak Pemerintah Desa bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sido Makmur menggelar Bazar UMKM. Kegiatan ini dilangsungkan sebulan penuh dengan mengambil tempat di areal parkir Pasar Kemanukan.

Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapat fasilitas dari Pemdes dan Bumdesa untuk menampilkan jenis usaha yang dilakoni. Mereka menyatu dengan pedagang takjil lain yang selama ini juga memanfaatkan momen ramadhan untuk meningkatkan pendapatan.

Baca Juga Masjid Al Huda Kemanukan Miliki Grup Hadroh Anak

Promo UMKM ini memang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ini terlihat dari semakin ramainya warga yang mendatangi kawasan itu untuk mendapatkan menu berbuka puasa sesuai selera mereka.

Tidak saja warga Kemanukan, namun bazar ini juga didatangi warga dari tetangga desa. Hal ini amat menguntungkan para pelaku UMKM di Kemanukan sehingga usaha yang dilakoni mereka makin dikenal masyarakat.

Kegiatan ini juga bertambah semarak dimana pengelola menghadirkan ruang bagi anak-anak muda di Kemanukan untuk menampilkan kreasi seni mereka. Tercatat saban hari Sabtu, grup hadroh anak dan remaja yang ada di Kemanukan ditampilkan untuk pamer kemampuan.

Kepala Desa Kemanukan, Nur Wijiyanto mengaku senang dengan semangat pelaku UMKM untuk memperkenalkan usaha yang dijalani. Dirinya berharap kegiatan itu bisa meningkatkan penjualan usaha milik warga di Kemanukan.

“Melihat animo dari pelaku umkm dan warga untuk mendatangi bazar ini tentu menjadi catatan bagi kami. Sehingga di tahun-tahun berikutnya akan diadakan kegiatan serupa dengan tampilan yang lebih menarik,” kata Nur Wijiyanto, Minggu (31/3/2024).

Dirinya juga menyebut tidak menutup kemungkinan, grup kesenian yang ada di Kemanukan akan ditampilkan lebih sering di event berikutnya. Sehingga selalu ada penampilan yang berbeda tiap harinya.

“Saat ada tampilan hadroh, pengunjung yang datang lebih banyak. Jelas ini menjadi perhatian bagi kami untuk meningkatkan bazar ini lebih baik di tahun mendatang,” imbuh Kades Kemanukan. (nif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test