Siap Edarkan Pil Terlarang, Warga Purwodadi Diamankan Petugas

obat terlarang

PURWOREJO-Pemuda warga Purwodadi Kabupaten Purworejo diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Purworejo. Dirinya diduga menyimpan dan hendak mengedarkan obat terlarang di pinggir jalan di wilayah Purwodadi.

Pelaku berinisial “IAM”, tercatat sebagai warga Desa Jogoresan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo. Pelaku masih tergolong muda karena masih berusia 21 tahun dan belum memiliki pekerjaan tetap.

Saat konferensi pers pada Jum’at (19/04/2024) siang, Kapolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo SIK MKP didampingi Waka Polres Purworejo Kompol Fadli SH SIK MH dan Kasat Narkoba AKP Damuri SH membenarkan terkait kasus tersebut.

“Kami berhasil menangkap dan menggagalkan aksi seorang pemuda yang diduga hendak mengedarkan obat terlarang di wilayah Purworejo. Pelaku berhasil kami tangkap di daerah Purwodadi tepatnya di pinggir jalan Deandles ikut Desa Jogoresan RT 01 RW 03, Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo,” jelas Kapolres Purworejo.

Kapolres menjelaskan kronologis kejadiannya, berawal dari penyelidikan Tim Opsnal Resnarkoba Polres Purworejo dan mendapatkan informasi dari warga bahwa pada hari Kamis tanggal 21 Maret 2024 akan ada transaksi pengedaran obat terlarang.

Selanjutnya tim Opsnal Resnarkoba Polres Purworejo melakukan pemantauan dan kurang lebih pukul 00.00 Wib menjumpai seorang pemuda yang diduga tanpa hak memiliki obat terlarang jenis pil, kemudian tim melakukan pengeledahan pada pelaku “IAM” yang disaksikan oleh Parwadi dan Tegar Prasetyo.

Pada saat penggeledahan didapati bahwa pelaku membawa sejumlah barang bukti obat terlarang, yang rencananya obat terlarang tersebut melalui petunjuk dari chat whatsapp pelaku akan diedarkan pada seseorang.

“Selain pelaku petugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 plastik klip kecil berisi pil warna putih ada logo y dengan jumlah total 20 butir, 1 plastik klip kecil berisi pil warna putih ada logo y berisi 10 butir, 2 lembar uang Rp100.000, 1 buah handphone merk oppo a3s berwarna merah dengan nomer imei 862326044680144 dan 1 potong celana pendek warna merah,”terang Kapolres Purworejo.

Dari kejadian tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 435 Jo Pasal 138 Ayat 2 Dan Ayat 3 UU RI No.17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Yang mana Setiap Orang Tanpa Hak Atau Melawan Hukum Memproduksi Atau Mengedarkan, Menyimpan Sediaan Farmasi Dan Atau Alat Kesehatan Yang Tidak Memenuhi Standart Dan Atau Persyaratan Keamanan, Khasiat / Kemanfaatan Dan Mutu dan terancam Pidana Penjara Minimal 5 Tahun.

“Kami menghimbau pada generasi muda, jangan mengkonsumsi miras serta jauhi narkoba karna bisa menyebabkan ketergantungan dan merusak masa depan. Selain itu narkoba dapat mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis bahkan dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan kejahatan guna mendapatkan uang agar bisa membeli barang haram tersebut. Bahkan lebih parahnya lagi dapat mengakibatkan nyawa melayang,” kata Kapolres. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test