Calon Jamaah Haji 2024 Mulai Ikuti Manasik Haji

manasik haji

PURWOREJO-Kementrian Agama (Kemenag) Purworejo menggelar Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Purworejo tahun 1445 H/2024 M yang diadakan di Ganesha Convention Hall, Senin (22/4/2024). Kegiatan dibuka Bupati Yuli Hastuti, tampak dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag H Aziz Muslim MpdI, Ketua MUI KH Ahmad AK SpdI, Ketua FKUB Khabib Sholeh, Kepala APRI Muhwazir SAg, Kabag Kesra Andang Nugerahetara Sutrisno SSTP MAcc, Kabag Prokopim Anas Naryadi SH MM, dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, dirinya atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo merasa sangat bangga dan turut berbahagia, karena para calon haji telah terpanggil menjadi tamu Allah SWT dan telah niat serta mendapatkan porsi untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini.

Dikatakan Bupati, ke-Islaman seseorang dapat dikatakan sempurna apabila telah menyatakan syahadat, mendirikan sholat, berpuasa Ramadhan, membayar zakat dan menunaikan ibadah haji. “Berbeda dengan rukun Islam lainnya, ibadah haji menuntut sejumlah syarat yang cukup berat yang harus dipenuhi. Dan syarat yang paling mendasar adalah mampu, baik secara fisik, psikis maupun biaya, serta memperoleh porsi haji,” tandasnya.

Baca juga : DRW Skincare Indonesia Bagikan Puluhan Ribu Paket Ramadhan untuk Warga Kurang Mampu

Bupati menjelaskan, pada tahun ini calon jamaah haji Kabupaten Purworejo berjumlah 652 orang yang akan terbagi dalam kloter 5, 6 dan 7. Para calon jamaah haji akan didampingi oleh Petugas Haji Daerah (PHD) yang berjumlah 4 orang serta 2 orang Pembimbing KBIHU, yang akan melayani dan membimbing seluruh jamaah selama proses pelaksanaan ibadah haji.

“Saya berharap, pelaksanaan ibadah haji, mulai dari manasik hingga berangkat haji dan pulang kembali ke tanah air, dapat berjalan dengan lancar, aman, selamat, serta bisa membawa predikat sebagai haji mabrur dan mabruroh,” harapnya.

Sementara Kakan Kemenag selaku penyelenggara menambahkan, tujuan manasik haji tahun 1445 H/2024 M adalah meningkatkan kemandirian dan ketahanan jamaah haji. Selain itu juga meningkatkan kemampuan jemaah haji untuk menunaikan ibadah haji sesuai syariat islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test