Purworejo Rintis Sekolah Perempuan Cerdas Masa Kini

hari kartini
TUMPENG : Bupati Yuli Hastuti memotong tumpeng usai pelantikan dan pengukuhan Forum Puspa dan Serat Kartini di pendopo rumah dinas bupati.

PURWOREJO-Pelantikan dan pengukuhan Forum Puspa dan Serat Kartini mewarnai resepsi peringatan Hari Kartini Kabupaten Purworejo di Pendopo rumah dinas bupati, Senin (29/4/2024). Kegiatan itu dilakukan oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH dan ditandai pemotongan tumpeng dan diserahkan Bupati kepada Ketua GOW Purworejo.

Dalam sambutannya Bupati menyambut baik dan mengapresiasi dikukuhkannya Forum Puspa dan Serat Kartini, di tengah momentum peringatan Hari Kartini, yang pada tahun ini mengambil tema ”Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Diri Untuk Mendukung Terwujudnya Keluarga Bermartabat, Generasi Penerus Yang Unggul Dan Berkualitas.”

“Forum Puspa merupakan amanah Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 13 Tahun 2021 dan sebagai acuan bagi pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan pemerintah desa untuk mewujudkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” katanya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, partisipasi masyarakat dalam Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sangat diperlukan untuk mendorong perwujudan kesetaraan gender, perlindungan hak perempuan, pemenuhan hak anak, dan perlindungan khusus anak dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak.

Sementara Serat Kartini adalah Sekolah Perempuan Cerdas Masa Kini, yang merupakan program dari Provinsi Jawa Tengah yang diresmikan pada tanggal 24 November 2020, dan diharapkan bisa dibentuk di tiap kabupaten/kota.

Dijelaskan bahwa Kabupaten Purworejo sedang merintis Sekolah Perempuan Cerdas Masa Kini dengan mengambil slogan “Kartini Memayu Hayuning Bawono” dengan maksud menjadikan dunia perempuan menjadi indah. “Perempuan harus melek politik, ekonomi, media, dan hukum, supaya dapat mengembangkan bakat dan potensi. Selain mencerdaskan dirinya, perempuan juga memiliki kemampuan pola asuh yang tepat terhadap anak-anaknya,” pungkasnya.

Sementara itu Widyowati Dyah Anggraeni SH MH selaku Sekdin DP3APMD melaporkan, kegiatan ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan partisipasi publik dalam menyejahterakan perempuan dan melindungi anak di Kabupaten Purworejo.

“Karena hal itu, kegiatan ini melibatkan seluruh unsur yang ada di Kabupaten Purworejo dan meningkatkan keterampilan perempuan melalui sekolah perempuan,” jelasnya. (nif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test