Dukuhrejo Bayan Gelar Gebyar Pajak PBB dan UMKM 2024

dukuhrejo bayan
HASIL : Bupati Yuli Hastuti melihat hasil UMKM warga Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan.

PURWOREJO-Salah satu penentu kelancaran pembangunan adalah ketersediaan sumber pembiayaan. Dan salah satu sumber pembiayaan yang cukup dominan, berasal dari penerimaan pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH membuka kegiatan Gebyar Pajak PBB-P2 dan UMKM 2024 di Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan, Rabu (29/5/2024). Dalam kesempatan ini Bupati juga menyaksikan pembayaran PBB-P2 dari PT Indotama Omicron Kahar dan meninjau UMKM desa setempat.

Bupati juga mengapresiasi kegiatan Gebyar Pajak PBB-P2 dan UMKM Tahun 2024 yang dilaksanakan masyarakat dan Pemerintah Desa Dukuhrejo. “Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat masyarakat untuk terus berkarya dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan,” kata Yuli Hastuti.

Baca juga : Warga Seputar Jrakah Bayan Dapat Pelatihan Menjahit

Dijelaskan Bupati, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Sebab pajak yang dibayarkan akan kembali kepada kita dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang lebih baik. “Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk taat membayar pajak demi kemajuan daerah kita,” tambah Bupati.

UMKM juga memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian daerah. UMKM tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Pemerintah juga tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya memberikan dukungan dan kemudahan bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang dan berinovasi.

Kades Suhadi melaporkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin di setiap tahun, dan tahun ini merupakan kegiatan di tahun ke-3. Penetapan pajak PBB-P2 Tahun 2024 Desa Dukuhrejo sebanyak Rp 175.475.120 dengan jumlah SPT 2.127 lembar.

“Di Tahun 2024 Desa Dukuhrejo mentarget PBB-P2 minimal 90%. Target tidak bisa mencapai 100% dikarenakan mengalami kendala, antara lain banyak wajib pajak yang berada diluar kota,” kata Suhadi.

Menurutnya, Gebyar Pajak PBB-P2 dan UMKM Tahun 2024 digelar sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak dan desa yang telah melunasi PBB-P2. Panitia menyediakan hadiah berupa sepeda, kulkas 1 pintu, dan lain-lain.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembayaran pajak, yang merupakan salah satu sumber pendanaan penting untuk pembangunan di Kabupaten Purworejo,” imbuh Suhadi. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test