Ini 10 Desa Yang Diuji Paket Wisatanya

Paket wisata desa Megulung Kidul Pituruh
WISATA : Kabid Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Dinporapar Purworejo Agung Pranoto saat berada di Desa Megulung Kidul Kecamatan Pituruh.

PURWOREJO-Sebanyak 10 desa wisata di Kabupaten Purworejo mengikuti uji paket wisata 2024 yang diadakan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo mulai Senin (3/6/2024). Mereka akan didatangi tim yang dibentuk Dinporapar dan beranggotakan dari unsur akademisi, pelaku wisata, desa wisata. Selain itu juga melibatkan Bagus Roro Purworejo, Genpi serta jurnalis.

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Dinporapar Purworejo, Agung Pranoto, mengungkapkan 10 desa yang akan dikunjungi meliputi Desa Megulung Kidul ( Pituruh), Pucungroto (Kaligesing), Tunjungan (Ngombol), Cacaban Kidul (Bener), Ngadirejo (Kaligesing), Gunungwangi (Kaligesing), Karangrejo (Kutoarjo), Bagelen (Bagelen), Awu Awu (Ngombol) dan Cepedak (Bruno).

“Kami memilih desa yang akan dikunjungi ini melihat kesiapan dan keseriusan dari pemerintah desa dan pelaku wisatanya,” kata Agung Pranoto, Senin (3/6/2024).

Dia menyebut tujuan kegiatan tersebut untuk mengetahui kesiapan desa terhadap penerimaan tamu wisata. Selama ini, pihaknya juga telah memberi pelatihan serta bantuan secara fisik kepada desa wisata.

“Kita harapkan apa yang diberikan selama ini, desa bisa mengejawantahkan menjadi sebuah paket wisata, yang harapannya bisa dijual ke para pelaku wisata,” tambahnya.

Ditambahkan, ada evaluasi yang dilakukan diakhir kegiatan. Pihaknya menggelar diskusi dimana dalam kesempatan itu akan disampaikan berbagai saran dan masukan untuk para pelaku wisata.

“Kami juga tidak lepas tangan saja pasca uji paket ini. Karena kami tetap melakukan pemantauan dan melihat bagaimana pelaksanaannya di lapangan.

Disinggung dua desa wisata yang sudah pernah berprestasi di level nasional yakni Desa Pandanrejo dan Desa Somongari di Kecamatan Kaligesing tidak masuk daftar kunjungan, Agung menyebut jika kedua desa tersebut sudah berjalan dengan baik.

“Pandanrejo dan Somongari, memang kali ini tidak kita ikutkan, karena kuota terbatas, kita beri kesempatan bagi yang lain,” katanya. (nif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test