Dua Haji Purworejo Tidak Kembali ke Kampung Halaman

haji purworejo
KEMBALI : Haji dari Kabupaten Purworejo sudah kembali ke kampung halaman.

PURWOREJO-Jemaah haji dari Kabupaten Purworejo telah kembali. Namun tidak semuanya karena 2 orang meninggal saat berada di Mekkah dan satu jamaah masih menjalani perawatan karena sakit di Arab Saudi.

Terbagi dalam tiga kelompok terbang, kedatangan pertama adalah Kloter 5 yang tiba di Purworejo pada Senin (24/6/2024) dini. Selanjutnya Senin siang kloter 6 dan terahir kloter 7 tiba di kampung halaman pada Selasa (25/6/2024).

Kasie Pelayanan Haji dan Umroh pada Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo, Herman Susilo, menjelaskan, dua jemaah haji yang wafat tersebut adalah H Saderi Wiryo Semito asal Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano dari kloter 6 dan H Sulaksono Sudiharjo asal Desa Kaliwatukranggan, Kecamatan Butuh.

Adapun jemaah haji yang sakit dan dirawat di RS Arab Saudi adalah H Sulaiman asal Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen dari kloter 6.

“Kedua jemaah haji yang wafat tersebut yaitu Haji Saderi karena sakit sebelum pelaksanaan ibadah haji dan dibadalkan (diwakilkan). Sedangkan Haji Sulaksono wafat dua jam menjelang kepulangan jemaah ke tanah air,” kata Herman Susilo.

Herman merinci, kepulangan haji asal Purworejo untuk kloter 5 dengan jemaah berjumlah 24 orang mendarat di Bandara Adi Sumarmo pada Minggu (23/6/2024) malam sekitar pukul 19.30 WIB, kemudian masuk Asrama Haji Donohudan pukul 20.30 WIB. Berikutnya kloter 6 sejumlah 357 orang mendarat pada Senin (24/6/2024) sore sekitar pukul 16.35 WIB dan masuk Asrama Haji Donohudan pada pukul 17.55 WIB.

“Tiga orang masuk ambulans dan dua orang menggunakan kursi roda,” tambahnya.

Sedangkan Kloter 7 dengan jumlah 278 orang telah mendarat pada hari Senin (24/6/2024) petang sekitar pukul 17.05 WIB, lalu masuk Asrama Haji Donohudan pada sekitar pukul 18.25 WIB. Dua orang masuk ambulans, satu orang sakit dalam perjalanan pulang dan dirawat di RSI PDHI Kalasan.

“Semua koper milik jemaah juga sudah tiba di tanah air dan diangkut menggunakan truk untuk selanjutnya dibawa ke Kantor Kemenag. Koper bisa diambil oleh keluarga jemaah haji pada tanggal 25 dan 26 Juni,” jelas Herman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test