Desa Paturejo Grabag Wakili Jawa Tengah Dalam Lomba TTG Nasional

Patuturejo Grabag
DARING : Pos Pelayanan Teknologi Perdesaan (Posyantekdes) Ngudi Mulyo, Patuturejo saat mengikuti perlombaan melalui daring.

PURWOREJO-Desa Patuturejo Kecamatan Grabag menjadi duta Jawa Tengah dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional XXV 2024. Melalui Pos Pelayanan Teknologi Perdesaan (Posyantekdes) Ngudi Mulyo, Patuturejo berjuang menjadi yang terbaik dari 14 provinsi yang lain.

Perlombaan itu dilaksanakan secara daring pada Rabu (26 Juni 2024). Presentasi tim dari Purworejo dipaparkan di ruang Command Center Dinkominfostasandi Purworejo.

Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Purworejo, Lisnindiyarti, menyebutkan bahwa sebelumnya pada tingkat provinsi ada 3 kategori yang dilombakan, yaitu kategori Inovasi TTG, Inovasi Unggulan, dan Kelembagaan. Kabupaten Purworejo lolos nominasi tingkat provinsi untuk Posyantekdes kategori kelembagaan dari total 3 kategori yang diikuti.

“Kita maju tingkat nasional yang kategori kelembagaannya. Kemarin kita, Purworejo, tingkat provinsi ikut tiga-tiganya, tapi yang ikut nominasi yang posyantekdes kelembagaannya yang kemarin juara 1,” ujarnya.

Baca juga : Berumur Lebih 1 Abad, Durian Slumun Jadi Andalan Desa Kaligondang Pituruh

Ketua Posyantekdes Ngudi Mulyo, Barino mengatakan, lomba ini diikuti oleh tujuh anggota dengan pendampingan dari DPPPAPMD, Pemerintah Desa Patutrejo, Kecamatan Grabag, dan tenaga ahli dari Kabupaten Purworejo. Ia menyebutkan bahwa persiapan yang dilakukan oleh Posyantekdes Ngudi Mulyo dimulai dari swadaya anggota dan anggaran desa tahun 2024 DPPPAPMD Purworejo.

“Persiapan lomba ini mendapatkan dana sebesar 10 juta dari desa. Jika ada sisa dana dari anggaran itu akan digunakan untuk pembangunan desa,” ujarnya.

Kelembagaan Posyantekdes Ngudi Mulyo memiliki tujuan menarik yaitu mendorong pendayagunaan teknologi tepat guna dan hasil produk UMKM masyarakat. Barino berharap dengan adanya lomba ini dapat menjadi jembatan bagi perekonomian masyarakat agar lebih baik dari sebelumnya.

“Yang dilombakan adalah kelembagaan pelayanan kepada masyarakat seperti apa, dampaknya seperti apa dan berguna meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Barino.

Produk yang dilombakan diantaranya produksi obat alami dari bahan baku buah nyamplung menjadi tamanu oil atau minyak nyamplung. Selain itu di bidang pertanian membuat inovasi pompa air ASKREPAT untuk dimanfaatkan dalam pengairan pertanian. Juga pemanfaatan limbah logam dan kayu yang kemudian dijadikan aksesoris.

“Masih ada banyak kegiatan lainnya yang sudah kami lakukan. Inti dari lomba Posyantekdes ini bisa mengangkat ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.

Kegiatan lomba dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. Pada kegiatan ini turut hadir Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Kepala DPPPAPMD, dan Camat Grabag.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test