Somongari Peroleh Pelatihan Inovatif dari Luvtrip

desa wisata somongari
LATIH : Pemilik homestay, pelaku UMKM dan anggota Pokdarwis di Desa Somongari Kaligesing mendapatkan pelatihan inovatif dari Luvtrip dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk.

KALIGESING-Luvtrip menggelar pelatihan inovatif untuk pemilik homestay dan pelaku UMKM di Desa Wisata Somongari Kecamatan Kaligesing, belum lama ini. Kegiatan difokuskan padaentrepreneurship, komunikasi publik, dan standarisasi homestay.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan daya saing dan kualitas layanan, mendukung pengembangan komunitas berkelanjutan melalui prinsip ESG, dan memajukan ekonomi lokal.

Adapun peserta pelatihan adalah pemilik homestay, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan kelompok sadar wisata WR Supratman Desa Wisata Somongari.

Program ini merupakan bagian dari inkubasi pengembangan bisnis yang berpijak pada Sustainability Development, yang juga mencakup aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). Program ini merupakan kolaborasi dari Luvtrip dengan Kelompok Sadar Wisata se-Jawa Tengah, yang didukung penuh oleh PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk.

Baca juga : Ini 10 Desa Yang Diuji Paket Wisatanya

Kegiatan pelatihan dirancang untuk memberikan pengetahuan dasar yang kuat dalam bidang komunikasi publik dan kewirausahaan kepada para peserta. Diikuti oleh kurang lebih 30 peserta. Mereka diajak untuk mengetahui pentingnya standarisasi pengelolaan homestay untuk meningkatkan daya tarik dan kualitas layanan kepada wisatawan.
Diharapkan, dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, peserta dapat lebih siap dalam menghadapi persaingan pasar dan meningkatkan kualitas layanan mereka.

Selain pelatihan, tim Luvtrip juga melengkapi proses inkubasi dengan mendokumentasikan produk lokal dan homestay di Somongari. Hasil dari aktivitas ini adalah e-katalog yang berisi produk dan profil para pengusaha di Somongari. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pendampingan sebelumnya, seperti proses pengurusan produk perizinan dan inovasi pengemasan produk.

Secara keseluruhan, peserta mendapatkan pendampingan intensif selama tiga bulan untuk memastikan bahwa setiap aspek dari usaha mereka memenuhi standar yang telah ditetapkan. Proses inkubasi ini bertujuan untuk membentuk entitas pendukung desa wisata yang solid dan berdaya saing tinggi.

“Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Somongari. Pendampingan yang kami berikan tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pada aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial,” ujar Chief Marketing Officer Luvtrip, Kharisma Bintang Alghazy, Sabtu (29/6/2024).

Ke depan, program pelatihan dan pendampingan ini akan direplikasi di wilayah lain untuk memperluas dampak positif yang dihasilkan. Luvtrip dan PT Sinergi Multi Lestarindo berkomitmen untuk terus mendukung program-program pengembangan kapasitas yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Dengan kegiatan ini, diharapkan Desa Somongari dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang signifikan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Test