PURWOREJO, epurworejo.com – Dua Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di Kabupaten Purworejo yang menjadi mitra Pemprov Jawa Tengah untuk menampung siswa dengan kategori afirmasi atau dari keluarga kurang mampu, masih membuka pendaftaran hingga hari ini, Rabu (9/7/2025). Sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah terpenuhi.
Kedua sekolah itu masing-masing adalah SMA Panbers dan SMA Muhammadiyah Purworejo. Di SMA Panbers belum ada satupun pendaftar, sementara di SMA Muhammadiyah baru mendapatkan 1 siswa.
Ketua MKKS SMA tingkat Kabupaten Purworejo, Cahyo Winarno mengungkapkan jika calon peserta didik saat ini lebih memilih ke SMK dibandingkan ke SMA.
“Selain karena memang peminat SMA itu menurun juga dikarenakan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik untuk bisa mendapatkan bantuan ini,” ungkap Cahyo Winarno, Rabu (9/7/2025).
Diungkapkan, salah satu kendala utama yang menjadi hambatan itu adalah jika calon peserta didik itu harus masuk dalam DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Dengan persyaratan itu, anak-anak yang sebenarnya masuk kategori tidak mampu namun karena tidak masuk DTKS, maka mereka tidak bisa memanfaatkan kesempatan tersebut.
Terpisah, Ketua MKKS SMK, Budiyono menginformasikan jika kuota untuk SMK swasta yang menampung siswa dari jalur afirmasi ini sudah terpenuhi. Purworejo mendapatkan kuota 72 siswa dari dua sekolah yang menjadi mitra Pemprov Jateng.
“Dua sekolah yang menjadi mitra yaitu SMK Sawunggalih dan SMK YPP sudah terpenuhi kuotanya,” kata Budiyono.
Diberitakan sebelumnya SPMB Tahap II ini lanjutan dari SPMB pertama. Pemprov Jateng masih memberikan kesempatan bagi siswa miskin yang belum mendapatkan sekolah untuk segera mendaftar.
Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Jateng, Kustrisaptono, menjelaskan, dari 139 sekolah yang menjalin kemitraan dengan Pemprov Jateng di program SPMB ini, kuota di 14 sekolah sudah penuh. Masing-masing 36 siswa. Namun, calon siswa bisa mendaftar di sekolah-sekolah lainnya dengan jumlah kuota sisa bervariasi.
Menurutnya, pada SPMB tahap pertama lalu, ada 1.913 siswa dengan kategori afirmasi atau dari keluarga kurang mampu. “Hingga Selasa (8/7) pukul 11.50, kuota masih 3.089 kursi. Dalam dua hari di SPMB Tahap II ini sudah ada 325 siswa yang mendaftar,” kata Kustrisaptono, Selasa (8/7/2025).(*)
Baca Berita Pantura

