PURWOREJO, epurworejo.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggaungkan kampanye Jateng Patuh 5P dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Salah satu wujud nyata kampanye ini dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan kendaraan di jalan raya, Senin (14/7/2025).
Kegiatan yang digelar di depan Kantor Satlantas Polres Purworejo itu melibatkan sejumlah unsur, yakni Satlantas Polres Purworejo, UPPD Samsat Purworejo, Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo, serta Jasa Raharja. Sebanyak 25 personel Satlantas, 7 petugas dari Samsat, 4 dari BPKPAD, dan 1 dari Jasa Raharja turun langsung ke lapangan.
Kepala Subbidang Pengendalian dan Penagihan Pajak Daerah BPKPAD Purworejo, Toni Hartadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut Surat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah tentang optimalisasi pajak kendaraan bermotor.
“Kegiatan ini bagian dari kampanye Jateng Patuh 5P dan menjadi langkah kongkret untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor,” terang Toni.
Petugas memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, mulai dari SIM, STNK, hingga memastikan status pembayaran pajak. Bagi yang diketahui menunggak, UPPD Samsat telah menyiapkan layanan Samsat keliling untuk mempermudah pembayaran langsung di tempat.
Kepala Seksi Pengawasan dan Pembinaan Satlantas Polres Purworejo, Iptu Sayogi Pujo Wahyono, menyampaikan bahwa kegiatan difokuskan pada edukasi keselamatan serta ketertiban lalu lintas.
“Kami ingin memastikan semua pengendara taat aturan. Pemeriksaan ini bukan sekadar penegakan hukum, tapi juga mendorong budaya tertib berkendara,” ungkapnya.
Kepala UPPD Samsat Purworejo, Moch. Sri Hartono, menegaskan bahwa kegiatan ini dikemas secara edukatif dengan membawa semangat Jateng Patuh 5P, yakni: Patuhi peraturan lalu lintas, Patuhi kelengkapan berkendara, Patuhi kewajiban pengesahan STNK, Patuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor dan Patuhi kewajiban SWDKLLJ dan peduli keselamatan bersama
“Kami periksa kelengkapan administrasi sekaligus memberi edukasi. Bagi yang menunggak, bisa langsung membayar di tempat. Ini wujud pelayanan sekaligus pengingat,” kata Hartono.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari program pemutihan pajak yang telah digelar sebelumnya, sekaligus menjadi evaluasi terhadap tingkat kesadaran masyarakat.
“Pembayaran pajak adalah bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Maka penting bagi semua pihak untuk patuh dan sadar akan kewajiban ini,” pungkasnya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan kampanye Jateng Patuh 5P semakin membumi dan berdampak nyata dalam meningkatkan penerimaan daerah serta membentuk masyarakat yang lebih tertib dan peduli keselamatan. (*)
Baca Berita Pantura

