BAGELEN, epurworejo.com – Dukung upaya penghijauan dan konservasi lingkungan rawan longsor di Purworejo, alumni SMAN 1 Purworejo yang tergabung dalam Muda Ganesa memberikan bantuan ribuan pohon di tiga desa.
Ketiga desa itu adalah Semagung (Bagelen), Karangrejo (Loano) dan Kaliharjo (Kaligesing). Total ada 10.000an bibit tanaman yang meliputi durian, manggis, alpukat, nangka, kelengkeng, pucung, rambutan dan sebagainya.
“Penghijauan ini dalam rangka untuk melestarikan lingkungan, untuk mencegah terjadinya banjir dan sebagai upaya agar tidak kekurangan air di daerah lokasi yang ditanami, ” kata Ketua Panitia Reuni Akbar Muda Ganesha (MG) SMAN 1 Purworejo tahun 2025, Paminto Bambang P.
Diserahkan sejak awal tahun ini, seremoni penanaman itu baru dipusatkan di Desa Semagung, Kecamatan Bagelen, Sabtu (26/4/2025). Kegiatan dihadiri Bupati Yuli Hastuti dan diikuti segenap pengurus dan anggota Muda Ganesha.
Paminto menyampaikan pemilihan Semagung sebagai pusat kegiatan dikarenakan wilayah tersebut kesulitan air bersih saat musim kemarau. Ini dipicu jumlah pohon yang menurun dan perlu dilakukan reboisasi.
‘Ini adalah suatu bentuk kepedulian dari Muda Ganesha untuk merawat lingkungan, merawat kampung halaman, dimana MG merasa lahir dan besar di desa sehingga dalam momen Reuni Akbar ini dilakukan kegiatan sosial untuk kepentingan masyarakat disekitar Purworejo, ” tambahnya.
Dirinya juga menyebutkan aksi sosial itu tidak hanya langkah reboisasi saja namun juga ada pembuatan sumur bor di Desa Karangrejo Kecamatan Loano yang sudah dilakukan. Kedepan sedang direncanakan perijinan untuk membuat sumur bor di Kecamatan Kemiri.
Dkrektur PDAM Tirta Perwitasari Purworejo, yang juga alumni SMA Negeri 1 Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, menambahkan, konservasi itu dilaksanakan untuk menjaga situs- situs geologi yang ada di lokasi penanaman.
“Jadi outputnya nanti juga kita berusaha untuk situs- situs geologi itu bagus, jadi air yang hujan bisa meresap ketanah, sehingga tidak terjadi longsor, selain itu juga untuk menjaga banjir. Manfaat lain yaitu pohon – pohon itu nanti bisa berbuah, disatu sisi masyarakat nanti ada hasilnya juga konservasi terjaga,” ujarnya.
Sementara itu bupati Purworejo, Yuli Hastuti dalam sambutanya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada keluarga besar Muda Ganesha, yang telah mengadakan kegiatan penanaman bibit pohon penghijauan di Desa Semagung Kecamatan Bagelen.
“Penanaman pohon merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang tidak hanya bermanfaat bagi kita saat ini, tetapi juga bagi anak cucu kita di masa depan. Pohon-pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan hijau yang memberikan oksigen, menyerap polusi, menahan erosi, dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Kegiatan ini juga selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Kepala Desa Semagung Sunarno menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Muda Ganesha yang memilih wilayahnya sebagai tempat bakti sosial.
Bantuan pohon yang diberikan sangat bermanfaat bagi Desa Semagung dalam upaya melakukan konservasi alam. Dirinya berharap dalam beberapa tahun kedepan, tanaman keras yang ditanam akan mampu memunculkan kembali mata air di wilayahnya. (*)
Baca Berita Pantura

