KONI Purworejo Terus Bergerak Wujudkan Cabor Profesional

Ketua KONI Purworejo, Muhammad Abdullah memberikan sambutan dalam Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

PURWOREJO, epurworejo.com – Tata kelola olahraga yang profesional dan berintegritas terus dibangun oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo. Salah satu yang dilakukan adalah menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Rumah Makan Satu-Satu Purworejo, Jumat (7/11/2025).

Dalam kegiatan yang diikuti perwakilan cabang olahraga (cabor) dan menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Purworejo serta bidang peningkatan SDM internal KONI.

Ketua KONI Purworejo, Muhamad Abdullah menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran para pimpinan cabang olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI.

“Intinya bagaimana para pimpinan Cabor mampu menjadi pelaku pembinaan olahraga yang bisa menciptakan atlet berprestasi. Selain itu, kita juga ingin agar pengelolaan dana hibah yang diterima KONI setiap tahun dapat dipertanggungjawabkan dengan benar sesuai aturan,” kata Abdullah.

Disebutkan, saat ini terdapat 36 cabang olahraga aktif di bawah KONI Purworejo dari total 38 Cabor yang terdaftar. Dua lainnya masih vakum karena belum terbentuk organisasi secara penuh atau kurang berkembang.

Baca Juga :  12 Klub Voli Putri Papan Atas se-Jawa Tanding di Purworejo

Kegiatan peningkatan kapasitas kali ini mengusung dua tema utama, yakni pengelolaan dana hibah dan pengelolaan organisasi (IOCO – Induk Organisasi Cabang Olahraga). Melalui tema tersebut, diharapkan para pengurus Cabor tidak hanya fokus pada pencapaian prestasi, tetapi juga memahami aspek akuntabilitas dan tata kelola kelembagaan olahraga.

“Harapan kami, para pimpinan Cabor bisa menjalankan pembinaan atlet secara konsisten, profesional, dan sejalan dengan program pemerintah daerah untuk mewujudkan Purworejo yang berdaya saing, termasuk di bidang olahraga,” tambah Abdullah.

Terkait persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah, Abdullah mengungkapkan bahwa saat ini masih dalam tahap kualifikasi. Dari 36 Cabor, 22 Cabor telah berhasil lolos, sementara dua lainnya masih berjuang dalam babak kualifikasi.

“Akhir November seluruh tahapan kualifikasi diharapkan sudah selesai,” ujarnya optimis.(*)