PURWOREJO, epurworejo.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo tengah menyiapkan terobosan layanan dengan membuka perpustakaan hingga malam hari. Wacana tersebut mencuat dalam kegiatan Stakeholders Meeting yang digelar di Aula Perpustakaan Umum Kutoarjo, Selasa (20/01/2026).
Kepala Dinpusip Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho SSTP MSi mengatakan, rencana perpanjangan jam layanan itu merupakan respons atas berbagai masukan masyarakat, termasuk yang ramai disampaikan melalui media sosial terkait jam dan hari operasional perpustakaan.
“Doakan saja dalam waktu dekat ini, perpustakaan tidak hanya membuka layanan pada hari Sabtu dan Minggu, tetapi bahkan sampai malam hari,” ungkap Aan.
Stakeholders Meeting tersebut digelar sebagai upaya menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta merumuskan strategi bersama dalam pelaksanaan program literasi di Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti puluhan undangan dari berbagai unsur pemangku kepentingan.
Aan menjelaskan, pada tahun 2026 Dinpusip Kabupaten Purworejo telah menyiapkan sejumlah program penguatan literasi. Program tersebut meliputi penyediaan bahan pustaka, layanan perpustakaan keliling, Lomba Video Konten Literasi, Lomba Pembuatan Resensi Buku, Lomba Bertutur, Safari Perpustakaan, Festival Literasi, hingga alih media naskah kuno.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan, saran, dan kritik juga disampaikan oleh peserta. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Sigit Supriyanto SE MM, menyoroti masih rendahnya tingkat literasi masyarakat Purworejo yang berada di bawah rata-rata nasional. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan sinkronisasi dan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Rita Purnama SSTP MM, yang membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Purworejo, menegaskan bahwa peningkatan budaya literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinpusip semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Melalui sinergi lintas sektor dan inovasi program literasi, saya berharap perpustakaan dapat menjadi ruang tumbuhnya pengetahuan, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat demi terwujudnya Purworejo yang Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif,” ujarnya.(*)








