PURWOREJO, epurworejo.com – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Purworejo, Sekar Ati Argorini, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan reses masa persidangan ketiga tahun 2026 di daerah pemilihannya, Dapil VI yang meliputi Kecamatan Gebang, Bener dan Loano.
Salah satu kegiatan reses dilaksanakan di Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti warga setempat yang menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat yang masih perlu mendapat perhatian.
Sekar Ati mengatakan, dari dialog bersama warga, terdapat sejumlah usulan yang berkaitan dengan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, pendidikan hingga pembangunan infrastruktur desa.
“Dalam reses ini masyarakat menyampaikan berbagai kebutuhan yang memang mereka hadapi sehari-hari. Aspirasi tersebut akan kami catat dan kami lihat mana yang menjadi prioritas untuk kemudian kami perjuangkan melalui DPRD,” kata Sekar Ati.
Salah satu aspirasi yang disampaikan warga Penungkulan adalah kebutuhan bantuan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di area masjid desa. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang kenyamanan masyarakat yang menggunakan masjid, terutama ketika terdapat kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak warga.
Selain fasilitas umum, masyarakat juga menyampaikan persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan. Warga Penungkulan dan Desa Guntur berharap adanya bantuan dalam proses pengurusan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Sekar Ati, akses terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu hal yang perlu terus diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan dalam mengurus kepesertaan maupun membutuhkan bantuan agar dapat memperoleh jaminan kesehatan.
“Untuk BPJS Kesehatan, tentu kami akan melihat bagaimana mekanisme dan kewenangan yang bisa kami dorong. Harapannya warga yang memang membutuhkan bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan dan kepesertaan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, warga juga berharap adanya perhatian terhadap anak-anak dari keluarga yang membutuhkan melalui program Program Indonesia Pintar (PIP) maupun Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Sekar Ati menyampaikan, aspirasi tersebut akan menjadi salah satu bahan yang akan ditindaklanjuti karena pendidikan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat.
“PIP dan KIP ini juga menjadi aspirasi yang disampaikan warga. Kami akan membantu mengawal dan menyampaikan usulan tersebut sesuai mekanisme yang ada, sehingga anak-anak yang memenuhi persyaratan bisa mendapatkan dukungan pendidikan,” jelasnya.
Sementara di bidang pembangunan desa, masyarakat Penungkulan mengusulkan bantuan untuk peningkatan gedung serbaguna desa. Gedung tersebut diharapkan dapat lebih representatif sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Selain aspirasi dari Desa Penungkulan, dalam rangkaian resesnya Sekar Ati juga menerima usulan pembangunan infrastruktur dari masyarakat Desa Guntur, Kecamatan Bener. Salah satunya berupa bantuan pembangunan atau peningkatan jalan setapak desa yang menjadi akses aktivitas warga.
Sekar Ati mengatakan, seluruh usulan yang diterima dalam rangkaian enam kegiatan reses di Dapil VI akan dihimpun dan dipilah berdasarkan kebutuhan serta kewenangan pemerintah daerah.
“Semua aspirasi yang kami terima tidak hanya dicatat, tetapi akan kami inventarisasi. Kami akan melihat skala prioritasnya dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar aspirasi masyarakat ini bisa ditindaklanjuti sesuai kemampuan dan perencanaan anggaran daerah,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan reses menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mengetahui kondisi serta kebutuhan warga secara lebih dekat.
“Reses ini penting karena kami bisa mendengar langsung dari masyarakat, bukan hanya menerima laporan. Dengan bertemu langsung, kami bisa mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan dan menjadi prioritas di masing-masing wilayah,” jelas Sekar Ati.(*)








