Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1

KPPI Ajak Kaum Perempuan Hadir dan Masuk ke Ruang-Ruang Pengambilan Keputusan

KPPI saat mengelar silaturahmi dan Peringatan Hari Kartini di RM Dargo Pangen.

PURWOREJO, epurworejo.com – Dunia politik bagi kaum perempuan dinilai masih menjadi hal yang keras dan kotor. Namun di momen Hari Kartini, Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Purworejo menepis anggapan itu dan menegaskan jika politik adalah ladang pengabdian.

Hal itu disampaikan Ketua KPPI Purworejo, Ajeng Dewi Purnamasari saat digelar silaturahmi dan Peringatan Hari Kartini yang diadakan KPPI di RM Dargo Pangen, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota KPPI dan dihadiri Staf Ahli Bupati Tri Wahyuni Wulansari dan Kepala Kesbangpol Puguh Trihatmoko

“Sesuai dengan tema dan dresscode kita hari ini, kita berkumpul dalam semangat memperingati lahirnya Raden Ajeng Kartini pada tanggal 21 April. Beliau bukan sekadar tokoh berkebaya, melainkan pelopor yang berani berpikir melampaui zamannya,” kata Ajeng.

Menurutnya, melalui keberaniannya, RA Kartini mampu mendobrak batas agar perempuan berhak mendapatkan pendidikan, berpendapat, dan menentukan nasibnya sendiri. KPPI sendiri lahir dari semangat yang sama yang menyadari bahwa perjuangan Kartini belum selesai. Jika dulu Kartini berjuang agar perempuan bisa membaca.

“Maka hari ini kita berjuang agar suara perempuan—baik itu suara ibu, buruh perempuan, maupun petani perempuan—didengar di forum parlemen dan berbagai forum penting lainnya,” tegas Ajeng yang juga anggota DPRD Purworejo dari Fraksi Gerindra ini.

Dirinya juga mengajak bagi kaum perembuan untuk berani bersuara, cerdas, dan menjaga integritas. Mereka juga diajak untuk masuk ke partai, organisasi, dan ruang-ruang pengambilan keputusan.

“Jika bukan kita yang mengisi kursi tersebut, siapa lagi yang akan memperjuangkan kepentingan perempuan,” tambahnya.

Sekretaris KPPI Purworejo Estri Utami Setyowati mengajak seluruh anggota KPPI untuk bersama belajar dan memberikan kontribusi dalam pembangunan di bidangnya masing-masing, melalui kemampuannya dan kendaraannya masing-masing.

Baca Juga :  Tidak Sekedar Jadi Inisiator, Nasdem Optimis Pilkada 2030 Ajukan Jago Sendiri

“Kita berbeda-beda tetapi tetap satu jua dalam satu tujuan, visi misi yang sama. Dengan semangat dari Raden Ajeng Kartini, kita ikut berkontribusi dalam pembangunan, menjaga kemerdekaan, mengisi kegiatan,” kata Estri Utami.

Mengutip isi dalam Mars KPPI yang berbunyi ‘Kaukus Perempuan Politik Indonesia adalah tempat mempersiapkan diri untuk berjuang demi negara, berkiprah di segala bidang’, Estri menyebut jika perempuan bukan sekadar pelengkap, tapi perempuan adalah subjek dari pembangunan.

“Jangan mau panjenengan hanya menjadi titik objek pembangunan—bahwa perempuan harus diberi keterampilan, perempuan harus digini-kan—tapi ayo, muncullah sebagai perempuan yang menjadi perintis,” tegas Estri yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Purworejo ini.

Dirinya juga menyebut jika di Purworejo juga banyak perempuan yang hebat, makanya semua harus bisa berkolaborasi, dan Kaukus Perempuan Politik menjadi wadahnya untuk kita saling berbagi, saling bersama-sama bergandengan tangan untuk mengisi pembangunan di Kabupaten Purworejo.

“Nanti pasti 5 tahun sekali kita akan jotos-jotosan di lapangan, enggak apa-apa, itu namanya perjuangan. Tapi kalau sudah zamannya merdeka, sudah duduk bersama, ayo kita tanggalkan ego dari masing-masing warna itu. Kita bersatu padu untuk membangun Purworejo untuk yang lebih baik lagi,” terang anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Purworejo ini.

Bupati Purworejo melalui Staf Ahli Tri Wahyuni Wulansari berharap anggota KPPI terus menambah wawasan, memperkuat jejaring, serta mengambil peran nyata di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mendorong pemberdayaan perempuan agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Purworejo Berseri (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif).(*)

Baca Berita Pantura

Loading RSS Feed
Loading RSS Feed
Penulis: Indra Hadi Editor: Andi Susanto