Akses Kesehatan dan Fasilitas Olahraga Jadi Sorotan, Ivan Serap Aspirasi Warga Dapil VI

BENER, epurworejo.com – Akses kesehatan, perlindungan pekerja rentan hingga minimnya fasilitas olahraga menjadi sejumlah persoalan yang mengemuka dalam reses anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Purworejo, Ivan Fatchan Ghani Wardhana, SE MM.

Aspirasi tersebut dihimpun Ivan dalam reses masa persidangan ketiga tahun 2026 yang berlangsung 13-18 September di enam titik wilayah daerah pemilihan (Dapil) VI, meliputi Kecamatan Loano, Bener dan Gebang.

Selain menyerap aspirasi, reses tersebut juga dimanfaatkan Ivan untuk menyampaikan informasi mengenai program dan kebijakan pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan tugasnya di Komisi IV DPRD Purworejo.

Di bidang kesehatan, Ivan menekankan pentingnya memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Ia juga mengajak warga yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung pemerintah untuk segera didata.

Warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan tersebut diminta mengumpulkan data kartu keluarga melalui koordinator di masing-masing wilayah untuk selanjutnya dihimpun dan ditindaklanjuti.

Selain perlindungan melalui BPJS Kesehatan, perhatian juga diberikan kepada pekerja rentan. Ivan menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang memenuhi kriteria, termasuk berdasarkan kelompok desil.

Aspirasi terkait kepemudaan dan olahraga banyak muncul dari wilayah Kecamatan Gebang. Sejumlah pemuda dinilai masih belum memiliki wadah kegiatan yang memadai. Kondisi lapangan dan sarana olahraga juga menjadi keluhan.

Warga kemudian mengusulkan bantuan peralatan olahraga untuk sejumlah cabang olahraga, seperti voli, bulu tangkis dan futsal. Usulan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pemuda sekaligus meningkatkan pembinaan olahraga di tingkat desa.

Sementara di Kecamatan Bener, aspirasi lebih banyak berkaitan dengan sektor pertanian. Warga mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mendukung mobilitas menuju lahan pertanian.

Kondisi kemarau juga membuat kebutuhan air menjadi perhatian. Warga mengusulkan pembangunan sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air, khususnya bagi kegiatan pertanian yang terdampak kekeringan.

Baca Juga :  Pesona Syawal, Ajang Tunjukkan Produk UMKM Kemiri

Ivan mengatakan reses tidak hanya menjadi ruang untuk menerima keluhan dan usulan masyarakat. Sebagai anggota Komisi IV, ia juga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program pemerintah daerah yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat.

“Selama enam hari kami reses di enam titik, baik di Bener, Loano maupun Gebang. Banyak masukan, aspirasi dan keluhan terkait permasalahan di lapangan,” kata Ivan, Selasa (23/9/2026).

Ia menjelaskan Komisi IV memiliki ruang lingkup tugas yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat, mulai pendidikan, kesehatan, kebudayaan, sosial, ketenagakerjaan hingga pemuda dan olahraga.

“Saya tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga memberikan informasi berkaitan dengan kebijakan maupun program pemerintah daerah. Karena saya duduk di Komisi IV, tentu saya memberikan pemahaman terkait bidang kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Terkait kesehatan, Ivan menegaskan masyarakat di Kabupaten Purworejo, khususnya Dapil VI, diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan.

“Saya selalu menyampaikan dan tidak bosan-bosannya bahwa masyarakat di Kabupaten Purworejo, khususnya di Dapil VI, tidak boleh lagi kesulitan akses kesehatan. Pelayanan kesehatan sesuai visi-misi Bupati Purworejo ini harus gratis,” katanya.

Ivan juga meminta masyarakat membantu melakukan pendataan warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan yang iurannya dibayarkan pemerintah. Data tersebut nantinya akan dihimpun untuk ditindaklanjuti.

Untuk pekerja rentan, ia menyampaikan bahwa mulai tahun ini terdapat anggaran untuk perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Ivan menambahkan, dalam reses kali ini pihaknya juga menyampaikan informasi terkait sejumlah usulan masyarakat yang telah direalisasikan pada tahun 2026, meski usulan tersebut disampaikan pada tahun sebelumnya.

“Jadi dalam reses ini kami juga menyampaikan informasi berkaitan dengan usulan-usulan yang realisasinya tahun ini, tetapi usulannya sudah disampaikan tahun lalu, termasuk informasi berkaitan dengan pencairan dan realisasinya,” jelas Ivan. (*)