Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1

Hadapi Porprov Jateng 2026, Atlet Purworejo Jalani Tes Fisik dan Kesehatan

PURWOREJO, epurworejo.com – Atlet Kabupaten Purworejo yang dipersiapkan untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 mengikuti tes fisik dan kesehatan yang digelar oleh KONI Kabupaten Purworejo di GOR Sarwo Edhi Wibowo, Minggu (1/2/2026).

Ketua KONI Purworejo Muhamad Abdullah mengatakan, tes tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini kesiapan atlet, baik dari sisi kebugaran fisik, kesehatan, maupun mental. Hasil tes ini akan menjadi dasar dalam menyusun program latihan lanjutan bagi para atlet.

“Tes ini untuk mengetahui kondisi atlet saat ini, sehingga bisa diketahui kesiapan fisik, kesehatan, dan mental mereka sebelum menghadapi Porprov,” ujar Abdullah.

Ia menambahkan, tes fisik dan kesehatan ini akan dilaksanakan secara berkala agar kebugaran atlet dapat terpantau dan terjaga dengan baik. Dengan demikian, saat turun bertanding, atlet diharapkan mampu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik bagi Kabupaten Purworejo.

Sementara itu, tim penguji Indriati Agung Rahayu menjelaskan bahwa dalam tes tersebut digunakan beberapa metode pengukuran kebugaran. Di antaranya Multi-Stage Fitness Test (MFT) atau bleep test, yakni uji lari bolak-balik sejauh 20 meter secara bertahap untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi atlet.

Selain itu, dilakukan pula tes sit and reach (duduk dan jangkau) yang bertujuan untuk mengukur tingkat fleksibilitas atau kelenturan tubuh. Sedangkan Leg Matrix Finisher (Leg Matrix 2.0) digunakan untuk melatih sekaligus mengukur kemampuan otot kaki dalam menghasilkan gaya eksplosif dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Kecamatan Bener Juarai Turnamen Bulutangkis Kapolres Purworejo Cup 2024

“Tujuan dari rangkaian tes ini adalah untuk menentukan dosis latihan yang tepat pada tahap berikutnya. Dengan tes awal ini, hasil kebugaran atlet bisa ditingkatkan secara terukur,” jelas Indriati.

Menurutnya, hasil tes akan disampaikan kepada masing-masing pelatih cabang olahraga agar selaras dengan penyusunan program latihan. Proses tersebut juga didampingi agar program latihan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan atlet.

“Tes lanjutan rencananya akan dilakukan setiap tiga sampai empat bulan untuk melihat progres atlet. Dari situ akan terlihat peningkatan atau evaluasi yang perlu dilakukan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa tes yang dilakukan saat ini masih bersifat umum. Ke depan, KONI Purworejo akan melakukan pengukuran yang lebih spesifik sesuai karakteristik masing-masing cabang olahraga.

“Melalui tes ini, KONI membantu mengukur kemampuan atlet secara objektif sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Jawa Tengah 2026,” jelas Indriati. (*)

Baca Berita Pantura

Loading RSS Feed
Loading RSS Feed