Hendro Susilo: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Perlu Ditingkatkan

Anggota Fraksi Demokrat DPRD Purworjeo, Hendro Susilo.

KUTOARJO, epurworejo.com – Perbaikan kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan Kedua Anggota DPRD Kabupaten Purworejo Fraksi Partai Demokrat, Hendro Susilo SE, di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Kutoarjo, Grabag, dan Butuh.

Kegiatan reses berlangsung selama enam hari, mulai 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Berbagai masukan dan keluhan masyarakat berhasil dihimpun untuk selanjutnya diperjuangkan melalui mekanisme yang ada sesuai kewenangan DPRD.

Hendro Susilo mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu topik yang paling sering muncul dalam dialog bersama masyarakat.

“Yang banyak muncul di masyarakat ini terkait dengan MBG. Walaupun sebenarnya bukan tupoksi langsung kami, tetapi beberapa usulan itu berkaitan dengan menu yang diberikan kepada siswa-siswi,” kata Hendro, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, masyarakat berharap kualitas dan variasi menu yang diberikan kepada para pelajar dapat terus diperbaiki sehingga manfaat program tersebut benar-benar dirasakan oleh para penerima.

“Masyarakat berharap terkait dengan menu yang diberikan kepada siswa-siswi ini untuk diperbaiki,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tidak Seperti SMPN, Kuota PPDB SMA/SMK Negeri Langsung Penuh

Selain persoalan MBG, Hendro mengatakan masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya. Salah satunya terkait dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui bantuan peralatan usaha yang selama ini dinilai masih minim.

“Selama ini belum ada bantuan peralatan untuk para pelaku UMKM. Kemarin itu juga menjadi salah satu usulan yang disampaikan masyarakat,” ujarnya.

Keluhan mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan juga banyak ditemukan saat pelaksanaan reses. Warga mengaku masih menghadapi kendala terkait status keaktifan kepesertaan yang berdampak pada akses layanan kesehatan.

Di sektor pertanian, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga menjadi aspirasi yang cukup dominan. Para petani berharap pemerintah dapat menambah bantuan sarana pertanian untuk mendukung produktivitas mereka.

Selain itu, sejumlah kelompok seni di wilayah Dapil IV juga menyampaikan harapan adanya perhatian terhadap kebutuhan alat-alat kesenian. Menurut Hendro, persoalan tersebut bahkan menjadi salah satu kekecewaan yang cukup sering disampaikan masyarakat.

“Yang menjadi kekecewaan masyarakat terutama berkaitan dengan alat kesenian,” tutur Hendro Susilo. (*)