Jadi Tempat Timba Ilmu Agama, Nani Astuti Dukung Pembanguan TPQ Darul Mutaqien Krendetan

Anggota DPRD dari Fraksi PKB Nani Astuti menanggapi masukan dari masyarakat saat digelar reses masa persidangan kedua tahun 2026 di Joglo Clapar Bagelen.

BAGELEN, epurorworejo.com – Pembangunan Taman Penidikan Al Quran (TPQ) Darus Mutaqien di Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Purworejo saat ini masih berproses. Tempat ini menjadi rumah bagi anak-anak di desa tesebut untuk menempa pendidikan agama.

Abdul Malik, salah satu pengelola berharap ada uluran pihak luar untuk bisa membantu proses penyelesaian bangunan itu. Secara khusus permohonan itu disampaikannya kepada anggota DPRD Purworejo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Nani Astuti SPd saat digelar reses masa persidangan kedua tahun 2026 yang diadakan di Joglo Clapar Desa Clapar Kecamatan Bagelen, Jumat (29/5/2026).

Reses ini diikuti segenap lapisan masyarakat dari kepengurusan NU dan juga masyarakat umum dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bagelen.

“TPQ yang ada ini sudah ada pengelolanya dan anak-anak yang belajar di tempat kami ada sekitar 60 anak,” ungkap Abdul Malik.

Lebih jauh dikatakan jika tempat itu tidak saja dimanfaatkan oleh anak-anak setempat di Desa Krendetan, namun banyak juga dari desa-desa tetangga seperti Desa Somorejo dan sebagainya.

Baca Juga :  Rudi Hartono Resmi Calon Pengganti Wakil Ketua

“Besar harapan kami, Bu Nani bisa turut membantu tidak saja untuk menyelesaikan pembangunan namun juga nantinya bisa turut memikirkan kelangsungan TPQ ini sehingga keberadaannya bisa membawa manfaat untuk kita semua,” harap Abdul Malik.

Menanggapi hal tersebut, Nani Astuti mengaku akan menindaklanjutinya agar tempat belajar Al Quran anak-anak itu bisa memiliki tempat yang memadai dan representatif.

“Saya mendukung adanya fasilitas tempat belajar agama ini yang lebih baik. Karena ini menjadi tempat kita memberikan bekal keagamaan untuk anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa sehingga mereka memiliki modal keimanan yang kuat,” kata Nani Astuti.

Dirinya juga meminta agar pengelola juga menyelipkan pengetahuan dan pendidikan tentang budi pekerti kepada anak yang mengaji.

Dalam kesempatan reses itu juga, Nani Astuti menerima berbagai usulan dan masukan untuk bisa ditindaklanjuti olehnya. Diantaranya permintaan bantuan pengadaan tratag, bantuan peralatan linmas, bantuan bibit hingga pengerasan jalan lingkungan. (*)