Jelang Porprov Jateng 2026, KONI Minta Seluruh Atlet Maksimalkan Sisa Waktu Persiapan

PURWOREJO, epurworejo.com – Seluruh atlet Kabupaten Purworejo yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 diminta memanfaatkan sisa waktu kurang dari 100 hari untuk meningkatkan kemampuan fisik, teknik, dan kedisiplinan agar mampu tampil maksimal saat membela daerah.

Hal itu disampaikan Ketua KONI Kabupaten Purworejo dalam rapat koordinasi sekaligus penyampaian hasil tes kesehatan dan tes fisik atlet yang diikuti para pelatih, ofisial, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim, serta anggota Komisi IV DPRD Purworejo Nur Hidayat Pramudyanto.

Menurutnya, Porprov Jawa Tengah akan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026, sementara beberapa cabang olahraga mulai dipertandingkan lebih awal pada 22 Oktober. Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar 90 hari, seluruh atlet diminta memaksimalkan latihan agar target prestasi dapat tercapai.

“Keinginan dan harapan kita meraih prestasi itu tidak cukup hanya dengan doa dan harapan, tetapi juga harus dibarengi dengan ikhtiar yang maksimal. Waktu yang tersisa harus benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil dua kali tes fisik menunjukkan masih banyak atlet dari berbagai cabang olahraga yang belum memenuhi standar kebugaran yang diharapkan. Karena itu, evaluasi akan terus dilakukan sebagai dasar menentukan atlet yang layak diberangkatkan ke Porprov.

Baca Juga :  Dua Warga Purworejo Terima Uang Tunai Rp 75 Juta dari Undian Tabungan Bima Periode I Tahun 2025

“Kami masih memberikan kesempatan kepada pelatih. Pertama, memastikan atlet mampu meningkatkan kondisi fisiknya pada tes berikutnya. Kedua, mengganti atlet yang dinilai tidak berkembang atau tidak disiplin paling lambat 27 Juli. Ketiga, apabila tidak ada peningkatan dan tidak ada pengganti, lebih baik tidak usah mengikuti Porprov,” tegasnya.

Ketua KONI juga mengungkapkan bahwa satu atlet telah dicoret dari daftar persiapan Porprov karena tidak memenuhi komitmen. Ia tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah apabila hingga evaluasi berikutnya masih ditemukan atlet yang tidak menunjukkan peningkatan.

“Hari ini sudah ada satu atlet yang kita coret, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah jika tidak ada peningkatan. Kita tidak menuntut semua atlet harus meraih medali, tetapi kita menuntut semua atlet serius dan disiplin,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama KONI telah memberikan dukungan maksimal berupa insentif latihan dan berbagai fasilitas. Oleh karena itu, seluruh atlet diharapkan membalas dukungan tersebut dengan kerja keras demi mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di ajang Porprov Jawa Tengah 2026. (*)