Pendidikan Jadi Fondasi Pembangunan SDM, DPRD Minta Dukungan Diperkuat

Wakil Ketua DPRD Purworejo, Estri Utami Setyowati.

PURWOREJO, epurworejo.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pengingat penting bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Di Kabupaten Purworejo, perhatian terhadap sektor pendidikan, khususnya jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dinilai perlu semakin diperkuat sebagai pijakan awal membangun generasi yang berkualitas.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Purworejo, Estri Utami Setyowati ST, dalam momentum peringatan Hardiknas tahun ini. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berbicara tentang proses belajar di ruang kelas, tetapi juga menyangkut bagaimana daerah mempersiapkan pondasi pembangunan manusia sejak usia dini.

Menurut Estri, pendidikan usia dini menjadi fase yang sangat penting dalam perjalanan tumbuh kembang anak. Pada fase inilah karakter, kecerdasan, hingga kemampuan sosial anak mulai terbentuk dan menjadi dasar bagi jenjang pendidikan selanjutnya.

“TK dan PAUD adalah fase golden age anak. Ini masa yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan fondasi kepribadian. Karena itu perhatian terhadap pendidikan usia dini tidak boleh dianggap biasa,” kata Estri Utami, Sabtu (2/5/2026).

Berdasarkan data daerah, Kabupaten Purworejo saat ini memiliki ratusan satuan PAUD yang tersebar di berbagai kecamatan, dengan tingkat partisipasi anak usia 5–6 tahun mencapai sekitar 88,46 persen. Meski capaian tersebut menunjukkan tren positif, Estri menilai angka itu masih berada pada kategori sedang dan perlu terus ditingkatkan.

Menurutnya, pemerataan akses pendidikan usia dini harus terus diperkuat agar seluruh anak di Purworejo mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh layanan pendidikan berkualitas sejak awal.

Selain akses pendidikan, Estri juga menyoroti kualitas tenaga pendidik PAUD yang masih menjadi tantangan. Meskipun jumlah guru yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan S1 atau D4 terus bertambah, masih terdapat cukup banyak tenaga pendidik dengan latar belakang pendidikan SMA atau sederajat.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah bersama untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru PAUD agar kualitas pendidikan usia dini semakin baik.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV Dorong Museum Tosan Aji Jadi Tonggak Kebudayaan Purworejo

Namun persoalan yang paling mendesak, kata Estri, adalah kesejahteraan para guru PAUD yang dinilai masih belum sebanding dengan peran strategis yang mereka jalankan.

Ia menilai, para guru PAUD selama ini memegang tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan, tetapi penghargaan terhadap profesi tersebut masih belum maksimal, baik dari sisi insentif maupun perlindungan kerja.

“Ini ironi. Di fase pendidikan yang paling menentukan justru para gurunya masih banyak yang belum mendapatkan kesejahteraan yang layak. Padahal mereka memegang peran penting dalam membangun generasi penerus,” katanya.

Estri juga mencermati bahwa dengan banyaknya satuan TK dan PAUD di Purworejo, kebutuhan dukungan anggaran pendidikan seharusnya semakin besar. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa alokasi anggaran pendidikan tetap menjadi prioritas agar kualitas layanan tidak menurun.

Ia mengingatkan, tekanan terhadap anggaran pendidikan berpotensi memengaruhi kualitas layanan di pendidikan dasar. Jika tidak diantisipasi, kondisi itu bisa berdampak pada meningkatnya beban biaya pendidikan yang harus ditanggung masyarakat.

“Pendidikan dasar harus tetap menjadi hak yang bisa diakses semua anak tanpa hambatan biaya. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan mengakses pendidikan karena persoalan ekonomi,” tegasnya.

Karena itu, Estri mendorong pemerintah untuk memperkuat kebijakan afirmatif di sektor pendidikan, terutama dalam peningkatan kesejahteraan guru TK dan PAUD melalui insentif yang lebih layak dan berkelanjutan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan pendidikan dasar agar tetap merata, terjangkau, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Bagi Estri, Hari Pendidikan Nasional harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama bahwa pembangunan pendidikan harus dimulai dari pondasi yang paling dasar.

“Kalau kita ingin masa depan Purworejo lebih baik, maka pendidikan harus dimulai dari pondasi yang kokoh. Dan pondasi itu ada di TK dan PAUD. Guru-gurunya harus kita perhatikan, karena dari tangan mereka masa depan anak-anak kita dibentuk,” jelas Estri Utami. (*)