PURWOREJO, epurworejo.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Pendopo Kabupaten Purworejo, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti 75 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 20 perwakilan yayasan penyelenggara, sebagai upaya memperkuat sinergi dan evaluasi pelaksanaan program di Kabupaten Purworejo.
Hadir membuka kegiatan tersebut Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Jainudin SIP MM, Plt Asisten Asisten Perekonomian dan Pembangunan Budi Wibowo SSos MSi, Kepala KPPG Harsono Budi Waluyo.
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo menyampaikan bahwa sinergi dan koordinasi antara Badan Gizi Nasional (BGN), SPPG, yayasan penyelenggara, perangkat daerah, satuan pendidikan, serta seluruh pihak pendukung perlu terus diperkuat agar pelaksanaan Program MBG berjalan optimal.
“Rapat koordinasi dan evaluasi ini penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan tertib, lancar, akuntabel, dan tepat sasaran, sekaligus menjadi sarana perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, hingga saat ini telah terdaftar 75 SPPG di Kabupaten Purworejo, dengan 72 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan 69 SPPG telah beroperasi melayani penerima manfaat. Pemerintah Kabupaten Purworejo juga berkomitmen mendukung pelaksanaan Program MBG melalui penguatan koordinasi, pembentukan Satgas MBG, serta penjaminan keamanan pangan sesuai kewenangan daerah.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya penguatan rantai pasok pangan lokal agar program tersebut tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, mengajak seluruh kepala SPPG dan yayasan penyelenggara untuk bersama-sama mendukung peternak lokal melalui pemanfaatan produk pangan dari Kabupaten Purworejo.
“Kami berharap Program MBG juga dapat memberikan manfaat bagi peternak, petani, pelaku UMKM, dan pelaku usaha lokal. Karena itu, kami mendorong terbangunnya kolaborasi yang kuat antara SPPG dengan para pelaku usaha lokal agar manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Purworejo semakin optimal serta mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi penerima program, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal.(*)








