BRUNO, epurworejo.com – Sebanyak 500 warga dari tiga desa wilayah Bruno dan Kemiri memanfaatkan program cek kesehatan gratis dan makan siang gratis yang digelar DPC PDI Perjuangan Purworejo di Balai Desa Pakisarum, Kecamatan Bruno, Kamis (7/5/2026). Ratusan warga tersebut berasal dari Desa Pakisarum sebanyak 400 orang, serta masing-masing 50 warga dari Desa Kedungpomahan Kulon Kemiri dan Desa Kedungpomahan Wetan Kemiri.
Penjabat Kepala Desa Pakisarum, Misbah SE, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar kehadiran Bupati dan Wakil Ketua dapat mendorong perbaikan infrastruktur di wilayahnya.
“Harapan kami, dengan kehadiran Bapak Bupati dan Wakil Ketua, jalan di sini bisa semakin lebar dan rakyat Pakisarum semakin sejahtera,” ujar Misbah.
Ketua DPRD Purworejo sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Purworejo, Tunaryo SSos, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi penyelenggaraan cek kesehatan dan makan siang gratis itu. Ia berharap program semacam ini terus berlanjut demi meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Harapan saya, dengan terselenggaranya acara ini, semua warga bisa menjadi lebih sehat,” ujar Tunaryo.
Sementara itu, terkait anggapan bahwa kegiatan ini berbau kampanye, Ketua PDI Perjuangan Purworejo sekaligus Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi dari menegaskan hal tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa sistem yang diterapkan partai kini telah berubah.
“Ini bukan kampanye. PDI Perjuangan Purworejo lebih memilih membantu program pemerintah kabupaten dan provinsi dengan berkolaborasi, daripada membiarkan warga datang jauh-jauh ke rumah sakit. Lebih baik kita yang mendekatkan layanan pengobatan gratis kepada masyarakat,” tegasnya.
Dion menambahkan, kegiatan ini diharapkan membawa manfaat luas bagi warga. Ia juga merespons positif usulan Pj Kades terkait kondisi jalan rusak dari Kemiri Lor hingga Kedungpomahan. Menurutnya, dua program prioritas yakni perbaikan jalan (alus dalane) dan peningkatan kesehatan warga (sehat wargane) akan terus diupayakan, termasuk pembebasan administrasi layanan kesehatan bagi warga ber-KTP Purworejo. (*)








