KUTOARJO, epurworejo.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat kinerja yang positif pada sektor angkutan penumpang hingga mendekati paruh pertama tahun 2026. Pada periode Januari hingga Mei 2026, KAI Daop 5 Purwokerto telah memberangkatkan sebanyak 2.004.786 pelanggan untuk perjalanan ke berbagai kota di Pulau Jawa.
Adapun khusus untuk keberangkatan dari Stasiun Kutoarjo yakni sebanyak 280.442 pelanggan kereta api jarak jauh. Jumlah tersebut meningkat sebesar 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 248.216 pelanggan.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang diminati masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa salah satu faktor yang mendorong meningkatnya minat masyarakat adalah terjaganya ketepatan waktu perjalanan kereta api atau On Time Performance (OTP).
Selama periode tersebut, KAI Daop 5 mencatat rata-rata OTP keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,81 persen, sedangkan OTP kedatangan mencapai 97,73 persen.
Menurut As’ad, ketepatan waktu menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap layanan kereta api.
“Ketepatan waktu menjadi faktor utama yang membuat masyarakat semakin yakin menggunakan kereta api. KAI terus menjaga keandalan operasional agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai langkah terus dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kinerja operasional, di antaranya melalui perawatan sarana dan prasarana secara rutin, penguatan koordinasi operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lapangan.
“Capaian ini menjadi dorongan bagi KAI Daop 5 Purwokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mempertahankan keandalan operasional, sehingga kereta api tetap menjadi moda transportasi yang diandalkan masyarakat,” tutup As’ad.(*)








