Yang Hobi Tawuran Harus Baca Ini

KALIGESING, epurworejo.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo berencana menggelar kejuaraan Muay Thai bagi pelajar pada awal Juli 2026 mendatang. Kegiatan tersebut disiapkan sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus upaya mencegah aksi tawuran yang masih kerap melibatkan kalangan remaja.

Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo yang juga Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno yang rutin digelar setiap tahun.

Selain mengadakan cek kesehatan gratis dan makan bergizi gratis bagi masyarakat, pihaknya ingin menghadirkan program yang menyasar kalangan pelajar.

“Kami ingin memfasilitasi anak-anak SMA dan pelajar yang selama ini memiliki kecenderungan terlibat tawuran atau perkelahian. Daripada energi mereka disalurkan di jalanan dan menimbulkan keresahan serta melanggar hukum, lebih baik diarahkan ke olahraga yang positif dan berprestasi,” kata Dion, saat acara cek kesehatan gratis di Kaligono, Kaligesing, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, kejuaraan Muay Thai tersebut akan menggunakan aturan resmi pertandingan dengan pengawasan wasit dan juri. Para peserta juga akan dilengkapi perlengkapan pengaman sehingga faktor keselamatan tetap menjadi prioritas.

Baca Juga :  Bupati Pimpin 583 Personil pada Apel Pergeseran Pasukan

“Di dalam ring ada aturan, ada wasit dan juri, serta menggunakan perlengkapan pengaman. Ini berbeda dengan tawuran yang membahayakan diri sendiri maupun masyarakat,” ujarnya.

Dion menilai olahraga bela diri dapat menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus mengubah energi negatif menjadi prestasi. Ia berharap para pelajar yang memiliki minat pada olahraga kontak fisik dapat menyalurkannya melalui kompetisi yang sehat.

“Yang tadinya mengarah ke hal-hal negatif, kita arahkan menjadi olahraga prestasi. Harapannya mereka bisa membawa nama baik Kabupaten Purworejo melalui cabang olahraga ini,” katanya.

Rencananya, kejuaraan tersebut akan memperebutkan Piala Soekarno dan uang pembinaan. Lokasi pelaksanaan masih menunggu kepastian, namun salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah halaman Jodo Plaza Purworejo.

Kejuaraan itu terbuka untuk kalangan pelajar dan akan menerapkan sistem pertandingan di atas ring satu lawan satu sesuai aturan olahraga Muay Thai.

Dengan kegiatan tersebut, Dion berharap dapat memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi secara sportif sekaligus mengurangi potensi konflik dan tawuran di lingkungan pelajar. (*)