Andang: Graduasi Mandiri Bukti PKH Mampu Dorong Kemandirian Keluarga

PURWOREJO, epurworejo.com – Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Kabupaten Purworejo, Andang Nugerahatara Sutrisno, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) ditandai dengan lahirnya keluarga-keluarga yang mampu mandiri dan keluar dari kepesertaan secara sukarela.

“Keberhasilan PKH ditandai dengan Graduasi Mandiri, yaitu kondisi saat KPM telah mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri dan secara sukarela keluar dari kepesertaan program. Keberhasilan ini adalah hasil sinergi dari kerja keras KPM, pendamping sosial, dan seluruh pihak terkait,” jelas Andang dalam Wisuda Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinsosdaldukkb tersebut dihadiri 415 perwakilan KPM. Mereka menyaksikan penyerahan sertifikat graduasi secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti, S.H.

Andang menjelaskan, wisuda graduasi ini bertujuan memberikan apresiasi atas capaian kemandirian para KPM sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Purworejo.

Pada tahun 2026, Pemkab Purworejo mengusulkan sebanyak 1.138 KPM untuk dinyatakan lulus atau graduasi mandiri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.071 KPM telah disetujui oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kehadiran 415 KPM dalam wisuda kali ini menjadi representasi dari seluruh keluarga yang telah lulus.

Baca Juga :  Kesemrawutan Jalan KH Dahlan Dimunculkan dalam Pandangan Umum Fraksi DPRD

Sertifikat graduasi secara simbolis diserahkan kepada perwakilan KPM dari 16 kecamatan serta tiga pendamping sosial terbaik dengan jumlah KPM mandiri terbanyak.

Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan rasa bangga atas capaian para KPM yang telah berani mengambil langkah untuk mandiri.

“Wisuda hari ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Keputusan Bapak dan Ibu untuk lulus secara mandiri adalah langkah mulia, yang membuka kesempatan bagi keluarga lain yang masih membutuhkan,” ujarnya.

Program Keluarga Harapan (PKH) sendiri merupakan bantuan sosial bersyarat yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Graduasi mandiri menjadi indikator bahwa keluarga penerima manfaat telah mampu memenuhi kebutuhan dasarnya secara berkelanjutan tanpa bergantung pada bantuan pemerintah. (*)