PURWOREJO, epurworejo.com – Sejumlah atlet catur Kabupaten Purworejo yang dipersiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 mengikuti Turnamen Catur Nasional 2026 “Checkmate” dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-108, Minggu (31/5/2026). Keikutsertaan dalam turnamen nasional tersebut menjadi bagian dari program try out untuk mengukur hasil latihan yang telah dijalani para atlet selama dua bulan terakhir.
Pelatih sekaligus official tim catur Purworejo, Joko Santoso, mengatakan turnamen yang berlangsung di Kota Madiun itu hanya digelar selama satu hari dengan sistem sembilan babak pertandingan.
Menurutnya, ajang tersebut diikuti oleh pecatur-pecatur kuat dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk sejumlah atlet yang pernah meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan berbagai kejuaraan tingkat nasional lainnya.
“Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi atlet-atlet Purworejo untuk mengukur kemampuan mereka. Lawan yang dihadapi merupakan pecatur-pcatur nasional yang kualitasnya sangat bagus,” ujar Joko.
Ia menjelaskan, hingga siang hari para atlet Purworejo telah menyelesaikan pertandingan babak pertama dari total sembilan babak yang dijadwalkan. Turnamen diperkirakan berlangsung hingga malam hari dan baru selesai sekitar pukul 22.00 WIB.
Adapun atlet yang mewakili Purworejo dalam turnamen tersebut adalah Ahmad Basar, Sofyan Soamole yang berstatus Master Nasional (MN), serta Armanto. Sementara satu atlet lainnya, Riziq, belum dapat bergabung karena memiliki kepentingan lain yang tidak bisa ditinggalkan.
Joko menuturkan bahwa keikutsertaan dalam turnamen nasional ini merupakan bagian dari evaluasi program pemusatan latihan atau training center (TC) yang telah berjalan selama dua bulan terakhir.
“Tujuannya untuk melihat sejauh mana perkembangan atlet setelah menjalani TC. Selama ini mereka berlatih rutin empat kali dalam seminggu. Dari turnamen ini kami bisa mengetahui progres latihan yang sudah dilakukan,” katanya.
Setelah mengikuti turnamen di Madiun, para atlet catur Purworejo juga direncanakan kembali mengikuti sejumlah kejuaraan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jawa Tengah 2026. Salah satu agenda yang tengah dipertimbangkan adalah mengikuti event catur di wilayah Yogyakarta.
Pada gelaran Porprov Jawa Tengah sebelumnya, cabang olahraga catur berhasil menyumbangkan satu medali emas dari nomor catur beregu standar. Prestasi tersebut menjadi modal sekaligus motivasi bagi tim catur Purworejo untuk tampil lebih baik pada Porprov mendatang.
“Kami menargetkan bisa meraih medali dari tiga nomor yang akan dipertandingkan pada Porprov nanti. Karena itu, program latihan dan try out terus kami tingkatkan,” jelas Joko.
Selain mengirim atlet ke berbagai turnamen luar daerah, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Purworejo juga aktif menggelar turnamen lokal sebagai sarana pembinaan dan menambah jam terbang atlet.
Sebelumnya, Percasi Purworejo telah mengadakan try out di tingkat lokal yang diikuti atlet Porprov maupun pecatur lainnya dari berbagai kelompok usia. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi atlet-atlet muda Purworejo untuk merasakan atmosfer pertandingan sekaligus berhadapan langsung dengan atlet yang dipersiapkan untuk Porprov.
“Pesertanya cukup banyak, sebagian juga berasal dari anak-anak sekolah. Ini bentuk komitmen Percasi untuk mengenalkan olahraga catur kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang bertanding bagi atlet-atlet Purworejo,” jelas Joko.
Melalui rangkaian try out dan keikutsertaan dalam berbagai turnamen tersebut, Percasi Purworejo berharap para atlet semakin matang secara teknik, mental, dan pengalaman bertanding sehingga mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik pada Porprov Jawa Tengah 2026 mendatang.(*)








