LSP IAI An-Nawawi Perkuat Tata Kelola Sertifikasi Profesi Lewat Rakernas Nasional di Surakarta

PURWOREJO, epurworejo.com – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) IAI An-Nawawi Purworejo terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan kualitas layanan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa. Salah satunya dilakukan dengan mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsorsium Forum LSP P1 Perguruan Tinggi Indonesia di UNS Hotel Tower, Surakarta, Jumat-Sabtu (11-12/9/2026).

Ketua LSP IAI An-Nawawi Purworejo, Dr. Achmad Sopiyan, S.Sy., M.Pd., mengatakan, keikutsertaan dalam forum nasional tersebut penting untuk mengikuti perkembangan kebijakan sekaligus meningkatkan tata kelola LSP di lingkungan perguruan tinggi.

“Rakernas ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola LSP, sekaligus memperoleh perkembangan informasi dan kebijakan terbaru mengenai sertifikasi kompetensi di perguruan tinggi,” kata Achmad Sopiyan.

Menurutnya, LSP perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi yang dapat diukur dan diakui melalui mekanisme sertifikasi.
Karena itu, penguatan LSP menjadi bagian penting dalam upaya perguruan tinggi menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu instrumen untuk memberikan pengakuan terhadap kemampuan yang dimiliki mahasiswa,” ujarnya.

Rakernas Konsorsium Forum LSP P1 Perguruan Tinggi Indonesia tahun ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola LSP Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan SDM Unggul Indonesia”.

Forum tersebut mempertemukan LSP P1 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk membahas penguatan tata kelola kelembagaan, profesionalisme pengelolaan LSP hingga berbagai isu strategis dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi.

Baca Juga :  Gandeng Civitas Akademik Malaysia dan Pemerintahan, IAI An-Nawawi Purworejo Sukses Gelar Seminar Internasional

Achmad menjelaskan, forum tersebut juga memberikan kesempatan bagi LSP IAI An-Nawawi untuk memperluas jejaring dengan LSP perguruan tinggi lainnya. Pertemuan antarlembaga itu dapat dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan sertifikasi profesi.

“Tidak kalah penting adalah jejaring. Kami bisa bertemu dan bertukar pengalaman dengan LSP dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Praktik-praktik baik yang diperoleh tentu dapat menjadi bahan untuk pengembangan LSP IAI An-Nawawi ke depan,” jelasnya.

Rangkaian Rakernas diawali dengan pembukaan yang diisi sambutan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diwakili Wakil Rektor III UNS. Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar dan sesi keynote speaker yang menghadirkan Ketua BNSP serta Komisioner BNSP Prof. Alimin.

Sejumlah materi dibahas dalam forum tersebut, terutama berkaitan dengan penguatan tata kelola LSP, perkembangan sertifikasi kompetensi serta posisi strategis LSP perguruan tinggi dalam mendukung lahirnya sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta juga mengikuti seminar, diskusi dan pembahasan berbagai persoalan strategis yang dihadapi LSP P1 perguruan tinggi.
Achmad berharap hasil Rakernas tersebut nantinya dapat ditindaklanjuti dalam pengembangan LSP IAI An-Nawawi, baik dalam aspek tata kelola, peningkatan kualitas pelayanan maupun pelaksanaan sertifikasi kompetensi.

“Hasil Rakernas ini tentu tidak berhenti pada forum. Kami ingin membawa berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk semakin memperkuat LSP IAI An-Nawawi, sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi mahasiswa dan pengembangan kualitas lulusan,” jelasnya. (#)