Nur Hidayat Dorong Turnamen Catur Rutin untuk Lahirkan Pecatur Potensial Purworejo

PITURUH, epurworejo.com – Anggota DPRD Purworejo, Nur Hidayat Pramudyanto, menyambut positif penyelenggaraan Bumi Lavanaa Chess Tournament #1 yang digelar di Bumi Lavanaa, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Minggu (27/9/2026). Ia berharap semakin banyak turnamen catur digelar di Purworejo sehingga mampu melahirkan bibit-bibit pecatur potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Ya, mudah-mudahan dengan seringnya ada kegiatan semacam ini bisa menghasilkan bibit-bibit pecatur Purworejo yang potensial, bisa mengharumkan nama Purworejo di kancah nasional,” kata Nur Hidayat.

Menurutnya, kompetisi seperti Bumi Lavanaa Chess Tournament menjadi ruang bagi para pecatur untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding. Terlebih, turnamen tersebut diikuti pecatur dari berbagai daerah sehingga persaingan yang dihadapi peserta semakin beragam.

Sekitar 136 pecatur ambil bagian dalam Bumi Lavanaa Chess Tournament #1. Peserta tidak hanya berasal dari Purworejo, tetapi juga sejumlah daerah lain seperti Banten, Semarang, Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Wates, dan Kebumen.

Kehadiran pecatur dari berbagai daerah tersebut menjadi kesempatan bagi pecatur Purworejo untuk mengukur kemampuan mereka menghadapi pemain dengan level permainan yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati

Panitia pelaksana sekaligus perwakilan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Purworejo, Joko Santoso, mengatakan turnamen tersebut menjadi ajang bagi pecatur lokal untuk mendapatkan pengalaman bertanding dengan pemain dari luar daerah.

“Keluar semua pencatur level dua. Ini menjadi motivasi untuk bertanding dengan pemain yang lebih pintar,” ujarnya.

Joko mengatakan, turnamen tersebut diselenggarakan Bumi Lavanaa dengan dukungan Percasi Purworejo dalam aspek teknis pertandingan. Panitia juga menyiapkan penghargaan untuk kategori umum, Putra Terbaik Purworejo, dan Lokal Pituruh.

“Yang pertama memasyarakatkan catur. Yang kedua agar atlet catur Purworejo terangkat prestasinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dinporapar Kabupaten Purworejo, Widodo, menyambut baik penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana bagi atlet untuk mengevaluasi kemampuan sekaligus menambah pengalaman.

“Kami dari dinas sangat mendukung kegiatan seperti ini, khususnya turnamen catur,” kata Widodo.

“Ini menjadi evaluasi kemampuan atlet kita dan menambah motivasi serta wawasan untuk ke depan,” imbuhnya.(*)