PURWOREJO, epurworejo.com – Sebanyak 30 anak-anak yatim dan 15 kaum dhuafa di seputar Kelurahan Baledono, Purworejo mendapat santunan dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Fahham yang diserahkan di aula ponpes tersebut, Minggu (6/7/2025).
Tradisi pemberian santunan ini sudah berjalan sekitar 20 tahun, dimana santunan itu berhasil dihimpun oleh pihak ponpes mulai dari wali santri, donatur, para penyantun, DRWSkincare, warga sekitar ponpes serta Muslimin Sandal.
Sebelum dilakukan penyerahan santunan, pihak ponpes menggelar Mujahadah Asyuro yang dipimpin oleh pengelola ponpes, H Muhamamad Haekal. Kegiatan ini sendiri melibatkan tokoh-tokoh masyarakat di seputar pondok, warga serta santri yang menimba ilmu di Ponpes Al Fahham.

Muhammad Haekal mengungkapkan jika pihaknya menyalurkan sedikitnya Rp 23.000.000,- kepada para anak yatim dan kaum Dhuafa. Namun realisasinya, anak-anak tersebut bisa mendapatkan lebih dari yang diserahkan karena para peserta mujahadah yang hadir, ada yang langsung memberikan kepada anak-anak tersebut.
“Kami meneruskan tradisi yang sudah dilakukan oleh orang tua kami yakni H Dahlan untuk menggelar mujahadah dan pemberian santuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa setiap tanggal 10 di bulan muharam setiap tahunnya,” kata Haekal.
Disampaikan jika santunan itu merupakan bagian dari 12 kesunatan-kesunatan yang disunahkan diadakan di bulan Muharam.
“Bulan Muharam ini adalah hari rayanya anak-anak yatim. Sudah selayaknya kita memberikan kebahagiaan untuk mereka. Dan semoga nantinya kita juga akan dibahagiakan oleh Allah SWT,” ungkap Haekal yang juga menjadi Ketua PCNU Kabupaten Purworejo ini.
Dalam kesempatan itu juga diisi tausiyah yang disampaikan KH Mahmud RH BA. Dalam kesempatan itu, KH Mahmud menyampaikan tentang keutamaan bulan Muharam dan mengajak masyarakat untuk tidak mengkaitkan bulan tersebut dengan sesuatu yang bersifat klenik.
“Mulai sekarang kita harus meninggalkan mitos kalau Suro itu bulan yang angker,” kata Mahmud.
Menurutnya, bulan tersebut adalah bulan yang dimulaikan oleh Allah SWT. Ada banyak kejadian spiritual yang terjadi di bulan Muharam atau Suro ini diantaranya adalah taubat Nabi Adam diterima oleh Allah SWT. Selain itu juga Nabi Nuh diselamatkan dari banjir.
“Ada juga Nabi Ibrahim selamat dari api Namrud, Nabi Musa diselamatkan dari Fir’aun. Dan masih ada banyak lagi. Jadi ini adalah bulan baik, kita melakukan kegiatan-kegiatan seperti di bulan besar kemarin di bulan ini juga tidak apa-apa,” jelas KH Mahmud. (*)
Baca Berita Pantura


















