PURWOREJO, epurworejo.com – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi, termasuk saat krisis. Hal itu disampaikan Anggota DPR RI, Bramantyo Suwondo MIR, dalam pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Bisnis yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Aula KPPN Purworejo, Senin (5/4/2026).
Bramantyo menyampaikan bahwa dengan jumlah lebih dari 60 juta pelaku yang tersebar di seluruh Indonesia, UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian.
“Ketika banyak sektor besar terpukul, justru UMKM mampu bertahan karena fleksibilitas, kreativitas, dan kedekatannya dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa ke depan UMKM perlu terus didorong untuk naik kelas menjadi unit usaha yang lebih besar. Hal ini penting agar mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, terutama dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
“Mayoritas penduduk Indonesia nantinya adalah usia produktif. Ini membutuhkan lapangan pekerjaan yang besar, dan UMKM harus kita dorong agar mampu menjawab tantangan tersebut,” jelasnya.
Bramantyo juga mengakui masih adanya berbagai keterbatasan yang dihadapi pelaku UMKM, khususnya dalam hal manajemen bisnis. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas melalui pelatihan seperti bimtek yang digelar saat ini.
Ia menyebut, kerja sama antara DPR RI dan BRIN menjadi salah satu langkah konkret untuk memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM, khususnya dalam aspek manajemen usaha.
“Materi seperti penataan due diligence, pencatatan keuangan, perhitungan harga pokok produksi, hingga perencanaan bisnis jangka pendek, menengah, dan panjang sangat penting untuk dikuasai,” ungkapnya.
Menurutnya, manajemen yang baik menjadi kunci keberlanjutan usaha. Tanpa manajemen yang tepat, usaha berpotensi stagnan bahkan berhenti saat menghadapi tantangan.
“Manajemen bukan sekadar administrasi, tetapi bagaimana kita mengatur sumber daya, waktu, dan tenaga secara efektif dan efisien, serta mengambil keputusan berbasis data yang valid,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bramantyo menyampaikan optimisme terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Purworejo. Ia meyakini, dengan sentuhan pelatihan yang tepat, pelaku UMKM di daerah ini mampu berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian.
“SDM Purworejo adalah SDM unggul. Dengan peningkatan kapasitas, saya yakin akan mampu membawa manfaat besar bagi daerah, provinsi, hingga nasional,” katanya. (*)
Baca Berita Pantura


















