Evaluasi Kejurnas Jadi Modal, Wushu Purworejo Siap Tampil Lebih Garang di Porprov

At;;et wushu kontingen Porprov Purworejo sesaat sebelum melakukan latihan di sasana wushu warior Trirejo Loano.

PURWOREJO, epurworejo.com – Cabang olahraga beladiri wushu menargetkan membawa pulang 1 medali perak dalam ajang Porprov Jateng 2026. Meski demikian, atlet yang diturunkan akan berjuang sekuat tenaga sehingga harapan bisa membawa pulang emas juga terwujud.

Harapan perolehan medali ini ditumpukan kepada Agus Santoso yang turun di kelas 70. Dan purworejo sendiri dalam event akbar olahraga Jawa Tengah itu menyertakan dua atletnya. Selain Agus Santoso masih ada Ahmad Putra Surya yang turun di kelas 65.

Official Wushu kontingen Purworejo, Yuliyati atau Cuey mengungkapkan jika target yang dipatok itu cukup realistis melihat peta wushu di Jawa Tengah. Salah satunya adalah hasil kejuaran nasional yang belum lama ini digelar di Gunungpati Kota Semarang.

“Tim wushu Purworejo di bulan Mei lalu tepatnya di 17-21 Mei mengikuti Kejurnas Terbuka Wushu Piala Rektor Unnes ke-6 di Gunungpati kota Semarang, dan kita membawa pulang medali perunggu atas nama Agus Santoso. Sedangkan emasnya diperoleh atlet dari Salatiga, sementara untuk perak jatuh ke atlet DKI Jakarta,” ungkap Cuey disela latihan rutin di sasana Wushu Warior Kedungdowo Trirejo Loano, Sabtu (6/6/2026).

Diungkapkan Cuey, kekuatan wushu Purworejo yang akan berlaga dalam ajang Porprov 2026 ini berkurang dibandingkan pelaksanaan di tahun 2023 di Patiraya lalu. Dulu Purworejo mengirimkan 4 orang atlet dan bisa membawa pulang 1 perak dan 2 perunggu.

Baca Juga :  Peringati Milad ke 60, UM Purworejo Gelar Turnamen Football Antar PTMA se-Jateng dan DIY

“Dua atlet yang dulu turut berlaga di Porprov 2023 dan mendapat medali tidak ikut sekarang. Peraih perak atas nama Hafiz Tegar Wicaksono saat ini sudah jadi anggota TNI, sementara Dimas Wahyu saat ini bertindak sebagai pelatih,” jelas Cuey.

Dijelaskan Cuey, dua atlet wushu Purworejo yang disiapkan saat ini rutin mengikuti latihan 4 kali dalam seminggu. Latihan dilaksanakan di hari Selasa dan Kamis dengan tempat di Rimba Raya (RR) dan Hero, sementara di hari Sabtu dan Minggu dipusatkan di Sasana Wushu Warior Trirejo.

“Kita sudah siapkan jadwal latihan secara terprogram untuk memaksimalkan hasil akhirnya. Seperti hari ini kita fokus di teknik bantingan dan teknik pertarungan,” imbuhnya

Atlet andalan Purworejo, Agus Santoso mengungkapkan ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari hasil Kejurnas Wushu di Gunungpati Kota Semarang lalu. Dimana peraih medali emas dari Kota Salatiga menjadi lawan terberatnya.

“Saya akan berusaha untuk bisa membalas atau mendapatkan hasil terbaik dalam Porprov nanti sehingga bisa membalik keadaan. Kami dan pelatih juga mengevaluasi dari hasil pertandingan yang sudah dilakoni kemarin,” jelas Agus. (*)