NGOMBOL, epurworejo.com – Enam desa di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Purworejo 2 menjadi lokasi pelaksanaan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 DPRD Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan oleh Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Purworejo, Awan Yoga Kurniawan.
Kegiatan yang berlangsung mulai 27 Mei hingga 1 Juni 2026 tersebut digelar di Desa Keburuhan, Wunut, Candi, Keduren, Purwodadi, dan Dadirejo yang berada di wilayah Kecamatan Ngombol, Purwodadi, dan Bagelen.
Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian, infrastruktur, dan pengembangan ekonomi kawasan.
Dalam wawancara yang dilakukan, Awan menjelaskan bahwa salah satu isu utama yang banyak disampaikan masyarakat adalah penguatan program ketahanan pangan sebagai upaya mendukung swasembada pangan. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah Purworejo 2 sehingga membutuhkan dukungan yang berkelanjutan.
“Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama yang muncul dalam reses kali ini. Masyarakat berharap adanya dukungan yang lebih kuat terhadap sektor pertanian agar produktivitas terus meningkat dan mampu mendukung target swasembada pangan,” ujar Awan, Minggu (31/5/2026).
Selain itu, pembangunan infrastruktur berbasis kawasan juga menjadi perhatian masyarakat. Konsep pembangunan yang diusulkan diarahkan pada penguatan konektivitas antar desa melalui peningkatan jaringan irigasi, jalan pertanian, dan jalan desa yang saling terintegrasi.
Awan menilai pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dirancang dalam satu kesatuan kawasan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pada sektor pertanian, sejumlah kelompok tani mengusulkan adanya dukungan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendorong produktivitas lahan. Pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern diharapkan mampu menunjang target peningkatan indeks pertanaman hingga tiga kali musim tanam dalam setahun.
Di sisi lain, potensi kawasan selatan Purworejo juga menjadi salah satu pembahasan penting dalam reses tersebut. Pengembangan agribisnis dan aquabisnis dinilai memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama melalui optimalisasi sektor pertanian dan kelautan.
“Kawasan selatan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk memaksimalkan sektor agribisnis dan aquabisnis agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Awan.
Aspirasi lain yang mengemuka adalah usulan normalisasi Sungai Lereng. Warga berharap langkah tersebut dapat dilakukan guna mengurangi risiko banjir sekaligus mendukung kelancaran sistem irigasi yang menjadi kebutuhan penting bagi lahan pertanian di wilayah sekitar.
Berbagai usulan yang dihimpun selama kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah. Melalui kegiatan tersebut, DPRD diharapkan dapat menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. (*)








