Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1

Ketua KONI : Dukungan Anggaran Terbatas, Atlet dan Orang Tua Pikul Biaya Terbesar

Ketua KONI Purworejo Muhamad Abdullah melayani pertanyaan wartawan.

PURWOREJO, epurworejo.com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo, Muhamad Abdullah, menilai fasilitas olahraga untuk masing-masing cabang olahraga (cabor) di Purworejo masih jauh dari mencukupi. Kondisi ini disebutnya menjadi salah satu tantangan besar dalam upaya peningkatan prestasi atlet-atlet daerah.

Hal itu disampaikan Abdullah usai ditemui wartawan pada Jumat (27/11/2025). Ia menegaskan bahwa kebutuhan fasilitas belum mampu terpenuhi karena dukungan anggaran pemerintah masih sangat terbatas.

“Kalau bicara fasilitas, anggaran dari pemerintah itu tidak seberapa dibandingkan yang dikeluarkan oleh para pelaku olahraga itu sendiri,” ujarnya.

Abdullah menjelaskan, sebagian besar biaya justru ditanggung langsung oleh masyarakat, khususnya orang tua atlet. Mulai dari pembelian peralatan, seragam, hingga biaya latihan lainnya. Ia menyebut pengeluaran tersebut tidak sedikit, terutama bagi cabor yang membutuhkan perlengkapan khusus dan intensitas latihan tinggi.

“Kalau dihitung, apa yang diberikan pemerintah dibandingkan yang dikeluarkan masyarakat, tentu jauh lebih besar beban yang ditanggung masyarakat. Pemerintah baru bisa memberikan support pada beberapa kegiatan saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Anak TK dan PAUD Pejagran Gembira Bertemu Bupati

Melihat kondisi tersebut, Abdullah berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Purworejo memiliki komitmen lebih kuat untuk memajukan dunia olahraga. Menurutnya, penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang representatif adalah kebutuhan mendesak.

“Harapannya, pemerintah bisa mulai membangun fasilitas-fasilitas olahraga baru yang memadai untuk mendukung aktivitas latihan para atlet,” ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemerintah memahami bahwa olahraga tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga membawa nama baik dan harga diri daerah di tingkat yang lebih luas.

“Kita ingin Pemkab semakin sadar betapa pentingnya olahraga. Ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga citra daerah di kancah yang lebih besar,” pungkas Abdullah. (*)

Baca Berita Pantura

Loading RSS Feed
Loading RSS Feed