Post ADS 1

Laga Panas Persak vs PSIR Sempat Ricuh, Polisi Ambil Alih Situasi

PURWOREJO, epurworejo.com– Pertandingan Semifinal Leg 1 Liga 4 antara Persak Kebumen melawan PSIR Rembang di Stadion Sarwo Edi Wibowo, Senin (09/02) sore, sempat diwarnai kericuhan suporter pada menit-menit akhir laga. Namun, situasi tersebut berhasil dikendalikan dengan cepat oleh aparat keamanan Polres Purworejo sehingga pertandingan dapat berlangsung aman hingga peluit akhir dibunyikan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polres Purworejo menerapkan skema pengamanan ekstra ketat dengan status siaga penuh. Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, mengingat tingginya tensi dan rivalitas kedua tim yang bertanding.

Meski regulasi melarang kehadiran suporter tamu, kepolisian tetap mengerahkan ratusan personel gabungan. Pengamanan melibatkan satu peleton BKO Kodim 0708/Purworejo, Dalmas Polres Magelang, Wonosobo, Kebumen, Brimob Kutoarjo, hingga satu regu Damkar.

“Kami menurunkan kekuatan penuh sesuai SOP pengamanan pertandingan sepak bola. Pengamanan dibagi dalam beberapa ring, mulai dari jalur raya untuk penguraian lalu lintas, pintu masuk stadion untuk sterilisasi barang berbahaya seperti senjata tajam dan minuman beralkohol, hingga pengamanan lokasi nonton bareng di Terminal Lama Purworejo karena kapasitas stadion terbatas sekitar 500 bangku,” ujar AKBP Windy Syafutra.

Selain itu, personel kepolisian juga ditempatkan di perbatasan Margoyoso (Purworejo–Magelang) untuk melakukan penyekatan terhadap potensi kedatangan suporter PSIR Rembang guna mencegah bentrokan antarsuporter. Sementara pengamanan di dalam stadion dilakukan oleh steward yang disiapkan panitia penyelenggara.

Baca Juga :  Jalan Santai Peringatan HUT Ke-6 Rumah Sakit Amanah Umat

Pertandingan berlangsung ketat sejak kick off pukul 15.00 WIB. Persak Kebumen unggul lebih dulu 1-0 di babak pertama melalui eksekusi penalti. PSIR Rembang kemudian berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua.

Ketegangan memuncak menjelang akhir laga saat wasit menganulir gol PSIR Rembang dan mengeluarkan kartu merah kepada salah satu pemain tim tamu akibat protes berlebihan. Insiden tersebut memicu emosi suporter Persak Kebumen yang menilai pemain PSIR Rembang mengulur waktu, hingga berujung pada aksi pelemparan plastik berisi air ke arah bangku cadangan ofisial PSIR Rembang.
Berkat kesiapsiagaan aparat keamanan di sekitar lapangan, situasi ricuh dapat segera diredam dan tidak meluas. Pertandingan pun kembali kondusif dan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Usai pertandingan, aparat kepolisian tetap melakukan pengawalan ketat terhadap rombongan suporter Persak Kebumen hingga perbatasan wilayah Kabupaten Kebumen guna memastikan tidak terjadi gangguan keamanan selama perjalanan pulang.

Di akhir kegiatan, Kapolres Purworejo menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa sinergi antara aparat, panitia, pemain, dan suporter menjadi kunci utama terselenggaranya pertandingan yang aman dan kondusif. (*)

Baca Berita Pantura

Loading RSS Feed
Loading RSS Feed