Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1 Post ADS 1

Program KDMP di Purworejo Utamakan Kepatuhan Regulasi dan Pemberdayaan Warga

Dandim Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja memberikan sambutan saat diadakan silaturahmi dengan awak media di Sulthan Kopi & Eatry.

PURWOREJO, epurworejo.com – Komandan Kodim 0708/Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja menegaskan bahwa pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program strategis nasional dilakukan dengan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi serta koordinasi lintas instansi.

Hal itu disampaikan Dandim Ketut Hendra saat diadakan silaturahmi Dandim 0708 Purworejo dengan awak media yang diadakan di Sultan Kopi & Eatry, Kamis (16/4/2026) malam.

Dandim menjelaskan bahwa program ini telah melalui proses koordinasi yang panjang hingga ke tingkat kementerian, termasuk Kementerian ATR/BPN. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pemanfaatan lahan, seperti Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

“Walaupun TNI berada di bawah Kementerian Pertahanan, kami tetap bersinergi dengan kementerian terkait agar program ini berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dandim menambahkan, pelaksanaan program KDMP menggunakan mekanisme swakelola tipe 2, bukan melalui sistem proyek atau tender. Dalam sistem ini, pengelolaan kegiatan dilakukan langsung oleh satuan Kodim tanpa melibatkan pihak ketiga atau kontraktor. Apabila terdapat kendala dalam pengadaan, maka dapat diambil alih oleh satuan di atasnya seperti Korem maupun Kodam.

Baca Juga :  Berproses Menuju Kota Kreatif, Dinporapar Sosialisasikan Perda Terkait

Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan, Kodim melakukan sejumlah inovasi, di antaranya dengan pemesanan material dalam jumlah besar langsung kepada penyedia utama guna menghindari pembelian eceran yang dinilai kurang efisien. Selain itu, pihak profesional dilibatkan sebagai konsultan pendamping untuk memastikan kualitas material dan spesifikasi bangunan tetap sesuai standar.

Program ini juga mengedepankan prinsip padat karya dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja. Langkah ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa.

Meski dihadapkan pada dinamika di lapangan, mulai dari perubahan kebijakan hingga teknis pelaksanaan, Dandim menegaskan bahwa pihaknya tetap fokus pada capaian program dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Yang terpenting adalah hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Purworejo,” jelas Dandim. (*)

Baca Berita Pantura

Loading RSS Feed
Loading RSS Feed