Ratusan Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis PDI Perjuangan di Banyuurip

BANYUURIP, epurworejo.com – Sebanyak sekitar 340 warga mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo di Balai Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Kamis (16/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendorong budaya hidup sehat melalui deteksi dini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo yang juga Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, serta anggota DPRD Purworejo Daerah Pemilihan III (Bayan-Banyuurip) dari Fraksi PDI Perjuangan, Alipman Syafi’i, serta anggota DPRD Purworejo lainnya dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dion Agasi Setiabudi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar kader partai terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Alipman Syafi’i menjelaskan bahwa kegiatan memadukan layanan cek kesehatan gratis dengan Dapur Marhaen sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Hari ini kami mengadakan kegiatan Dapur Marhaen dan cek kesehatan gratis. Cek kesehatan ini penting untuk mengantisipasi kondisi kesehatan masyarakat melalui pencegahan sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga :  Siswa SPGN 74 Berkumpul Buka Kenangan Puluhan Tahun Silam

Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan mencapai sekitar 340 orang. Mayoritas berasal dari Desa Sumbersari, namun juga diikuti warga Desa Banyuurip, Malangrejo, dan sejumlah desa di sekitarnya.

“Pesertanya kurang lebih 340 orang. Tidak hanya dari Sumbersari, tetapi juga dari Banyuurip, Malangrejo, dan wilayah sekitar,” katanya.

Menurut Alipman, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat.

“Harapannya kami bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan cek kesehatan secara dini, masyarakat semakin antusias menerapkan pola hidup sehat sehingga kualitas hidup dan angka harapan hidup masyarakat juga semakin meningkat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Kecamatan Banyuurip, khususnya Desa Sumbersari, memiliki cukup banyak warga lanjut usia yang usianya telah melampaui angka harapan hidup nasional. Kondisi itu menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program-program promotif dan preventif di bidang kesehatan agar masyarakat dapat menikmati hidup yang lebih sehat dan produktif. (*)