PURWOREJO, epurworejo.com – Upaya kreatif mengenalkan potensi wisata terus dilakukan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo. Tidak hanya menyasar pelaku wisata formal, kali ini para sopir angkutan kota (angkot) diajak menjadi “duta wisata” bagi penumpang yang mereka layani setiap hari.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, menyampaikan hal itu dalam wawancara pada Selasa (18/11/2025). Menurutnya, para sopir angkot memiliki potensi besar untuk membantu promosi wisata karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat, termasuk wisatawan.
“Mereka sudah kami berikan sosialisasi di Terminal Kongsi beberapa waktu lalu. Sopir angkot sebenarnya bisa menjadi pemandu wisata sederhana, minimal memiliki pengetahuan dasar tentang destinasi di Purworejo,” terangnya.
Neira menjelaskan, sikap hospitality juga ditekankan dalam pelatihan tersebut. Para sopir diimbau memberikan layanan yang ramah, karena bisa jadi penumpang yang naik adalah wisatawan yang baru turun dari moda transportasi seperti kereta, Trans Jateng, atau dari terminal.
Program ini juga menyasar peluang wisata jarak dekat. Menurut Neira, wisata tidak selalu harus jauh dan memakan waktu. Bahkan anak sekolah yang selesai ujian dapat diajak memanfaatkan waktu luang untuk rekreasi singkat menggunakan angkot ke destinasi sekitar kota Purworejo—mulai dari titik-titik wisata edukatif hingga kolam renang.
Sebagai penunjang, para sopir yang ikut program diberikan stiker berisi barcode yang ketika dipindai akan menampilkan informasi wisata Purworejo. Stiker dipasang di dasbor depan dan kaca pintu belakang sehingga bisa dengan mudah diakses penumpang melalui ponsel.
“Sambil perjalanan, penumpang bisa melihat-lihat potensi wisata di Purworejo,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, Dinporapar turut menekankan pentingnya kenyamanan dan keamanan layanan. Sopir diingatkan agar tidak merokok saat mengemudi dan menjaga kebersihan kendaraan. Target awal program ini mencakup 40 sopir angkot dari berbagai jurusan.
Sosialisasi dipusatkan di Terminal Kongsi dengan menggandeng pengurus angkutan perkotaan dan perdesaan, serta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Diharapkan seluruh jalur angkot dapat berpartisipasi, sehingga pengalaman penumpang menjadi lebih nyaman sekaligus menambah wawasan tentang destinasi wisata daerah.(*)
Baca Berita Pantura


















