KALIGESING, epurworejo.com – Akses jalan menuju obyek wisata Gua Seplawan kembali menjadi sorotan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kaligesing tahun 2026 yang digelar pada Kamis (5/2/2026). Infrastruktur menuju salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Purworejo tersebut masuk dalam daftar usulan yang disampaikan masyarakat.
Musrenbang yang berlangsung di kompleks Kantor Kecamatan Kaligesing itu diikuti berbagai unsur, mulai dari Forkopimcam, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD Kabupaten Purworejo, kepala desa, BPD, unsur pemuda, hingga tokoh masyarakat.
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Purworejo turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Jaka Hartana, Sri Susilowati, Muh. Dahlan, Fidhy Kawan, dan Ferro Setiasono.
Anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Muh. Dahlan, usai kegiatan menjelaskan bahwa forum Musrenbang menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan. Setiap desa, kata dia, membawa dua usulan kegiatan yang kemudian dirumuskan bersama hingga mengerucut menjadi sepuluh usulan skala prioritas tingkat kecamatan.
“Dalam forum Musrenbang ini banyak harapan yang disampaikan masyarakat. Dari sekian usulan itu, akhirnya disepakati sepuluh kegiatan yang menjadi prioritas,” ujar Dahlan, Jumat (6/2/2026).
Ia mengakui, persoalan akses jalan menuju Gua Seplawan hampir selalu muncul dalam Musrenbang dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap pengembangan sektor pariwisata di wilayah Kaligesing.
“Dari tahun ke tahun, jalan menuju Seplawan ini selalu dibahas. Artinya, masyarakat benar-benar berharap ada perhatian serius,” ungkapnya.
Namun demikian, Dahlan juga tidak menampik bahwa kondisi medan yang panjang dan cukup berat membuat pembangunan jalan tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
“Ini memang berat, tapi harus tetap diperjuangkan. Seplawan ini kan juga salah satu andalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purworejo,” imbuhnya.
Dahlan berharap Pemerintah Kabupaten Purworejo dapat memberikan perhatian khusus terhadap akses jalan menuju Gua Seplawan. Jika belum memungkinkan untuk dikerjakan secara menyeluruh, ia mendorong agar pembangunan dilakukan secara bertahap.
“Kalau memang berat, setidaknya bisa dikerjakan sedikit demi sedikit. Yang penting ada progres dan keberpihakan pada pengembangan potensi wisata daerah,” jelas Dahlan. (*)








