Pengelola Wisata Pantai Diminta Mendirikan Posko Pengamanan Lebaran

Pantai Jatimalang Purworejo

PURWOREJO, epurworejo.com – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo memfokuskan pengamanan destinasi wisata selama libur Lebaran dengan memperkuat koordinasi lintas instansi. Salah satu langkah utamanya adalah mendirikan posko terintegrasi di kawasan Pantai Jatimalang Purwodadi.

Kepala Dinporapar Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim SSTP MM, menegaskan bahwa aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas utama setiap momentum hari besar keagamaan.

“Keamanan tetap jadi prioritas. Biasanya kami memang membuat posko untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Tahun ini kami prioritaskan dan pusatkan di Jatimalang. Posko ini terintegrasi dengan OPD terkait dan Forkopimcam,” kata Angga, Kamis (5/3/2026).

Forkopimcam yang dimaksud meliputi unsur Polsek, Koramil, dan kecamatan setempat. Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat pengamanan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi ketertiban, tetapi juga antisipasi potensi kerawanan.

Selain Jatimalang, pengamanan juga dikoordinasikan di sejumlah destinasi dengan tingkat kunjungan tinggi, khususnya kawasan pesisir selatan seperti Pantai Jetis. Menurut Erlangga, wisata pantai menjadi perhatian khusus karena jumlah pengunjungnya paling besar setiap tahun.

Baca Juga :  PKB Sambut Positif Ajakan Gerindra

“Pantai itu tingkat kunjungannya paling tinggi dibanding destinasi lain. Di sisi lain, kawasan pesisir juga rawan kecelakaan laut dan potensi kebencanaan, apalagi dengan kondisi cuaca yang dinamis. Karena itu perlu kesiapsiagaan ekstra,” jelasnya.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada risiko kecelakaan laut, tetapi juga ketertiban dan keamanan lingkungan wisata (kamtibmas), sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman selama berlibur.

Untuk destinasi yang dikelola desa dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), Dinporapar telah berkoordinasi agar masing-masing menyiapkan posko mandiri. Tercatat ada enam Pokdarwis yang dikoordinasikan, yakni Jatimalang, Roro Inten, Keburuhan, Jetis, Ketawang, dan Kertojayan.

“Harapannya, setiap destinasi wisata desa menyiapkan posko mandiri yang tetap berkoordinasi dengan Forkopimcam setempat,” katanya.

Sementara itu, sejumlah instansi lain turut memberikan dukungan dengan pola berbeda. BPBD dan Satpol PP bersifat mobile untuk monitoring di lapangan. Dinas Kesehatan menyiapkan ambulans dan tenaga medis, sedangkan unsur kepolisian dan TNI juga terlibat dalam pengamanan, khususnya di titik-titik dengan lonjakan pengunjung tertinggi.(*)