YOGYAKARTA, epurworejo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo terus mematangkan persiapan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar uji tanding (tryout) bagi atlet cabang olahraga biliar di BLiss Billiards Sport Yogyakarta, Minggu (2/8/2026).
Perwakilan KONI Kabupaten Purworejo, Basuki Budiraharjo, mengatakan tryout tersebut merupakan bagian dari program pembinaan atlet agar mampu tampil maksimal pada ajang Porprov mendatang.
Ia mengungkapkan, pada Porprov Jawa Tengah 2023, cabang biliar berhasil mempersembahkan medali perak. Pada Porprov 2026, KONI menargetkan peningkatan prestasi menjadi medali emas.
“Atlet terus menjalani latihan secara rutin. Harapannya melalui uji tanding ini kemampuan dan mental bertanding atlet semakin meningkat sehingga dapat memberikan hasil terbaik di Porprov nanti,” ujarnya.
Dalam tryout tersebut, atlet biliar Purworejo Ferdinand Lalihatu dan Ade Suparman berlatih bersama atlet POBSI Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada nomor Carom Satu Ban dan Carom Tiga Ban.
Sementara itu, Pelatih Cabang Olahraga Biliar Purworejo, Mustam Yulianto, menjelaskan Kabupaten Purworejo mengirimkan dua atlet yang akan bertanding pada tiga nomor, yakni Carom, English Billiard, dan Snooker.
“Ade akan turun di dua nomor, yaitu English Billiard dan Carom, sedangkan Ferdinand khusus di nomor Carom,” jelasnya.
Mustam mengakui persiapan atlet masih terkendala minimnya sarana latihan. Di Kabupaten Purworejo saat ini hanya tersedia meja Carom, sedangkan meja Snooker dan English Billiard belum tersedia sehingga atlet harus berlatih di luar daerah.
“Untuk Carom kami bisa latihan setiap hari di Purworejo. Namun untuk Snooker dan English Billiard kami harus ke Yogyakarta karena meja yang sesuai hanya ada di sana. Biasanya kami latihan seminggu sekali atau dua minggu sekali,” katanya.
Meski demikian, latihan di Purworejo tetap dilakukan dengan memanfaatkan meja pool dan menggunakan bola Snooker sebagai alternatif.
“Sampai sekarang kami baru dua kali melaksanakan tryout. Tryout pertama menggunakan biaya pribadi, sedangkan tryout kedua alhamdulillah mendapat dukungan dari KONI Purworejo,” tambahnya.
Mengenai target di Porprov Jawa Tengah 2026, Mustam menyebut nomor Carom diproyeksikan mampu meraih medali perak. Menurutnya, persaingan cukup berat karena terdapat atlet nasional dari daerah lain yang menjadi lawan utama.
“Target kami di Carom adalah medali perak. Ada satu atlet nasional yang cukup kami waspadai. Mudah-mudahan saat Technical Meeting nanti hasil undian tidak langsung mempertemukan atlet kami dengan lawan tersebut,” ungkapnya.
Sedangkan pada nomor English Billiard dan Snooker, tim Purworejo menargetkan medali perunggu mengingat banyak peserta dari daerah lain yang berstatus atlet nasional.
Di akhir keterangannya, Mustam berharap Pemerintah Kabupaten Purworejo dapat memberikan dukungan berupa penyediaan meja Snooker agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.
“Harapan kami ke depan Pemerintah Kabupaten Purworejo bisa mendukung pengadaan meja Snooker. Dengan fasilitas tersebut, atlet tidak perlu lagi sering berlatih ke luar kota sehingga persiapan bisa lebih maksimal,” jelasnya. (*)








