SEMARANG, epurworejo.com – Setelah sekitar 10 tahun tak pernah meloloskan tim putra dan putri sekaligus ke Porprov, tenis meja Kabupaten Purworejo akhirnya memutus catatan tersebut pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Tak hanya berhasil tampil dengan kekuatan penuh, tenis meja Purworejo juga sukses membawa pulang medali perunggu dari nomor ganda campuran.
Manager Tim Tenis Meja Purworejo, Sulistyo Heri Ratmono, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi kepengurusan baru PTMSI Purworejo.
“Sepanjang sekitar 10 tahun sebelumnya, kita tidak pernah lolos putra dan putri sekaligus. Biasanya hanya mendapatkan wildcard. Tahun ini, di kepengurusan baru, kita berhasil lolos putra dan putri,” ungkap Sulistyo saat ditemui di GOR Gotong Royong Ambarawa, Jumat (30/10/2026).
Dalam ajang Porprov kali ini, tenis meja Purworejo menurunkan delapan atlet, terdiri atas empat atlet putra dan empat atlet putri. Mereka mengikuti seluruh tujuh nomor yang dipertandingkan.
Satu medali perunggu berhasil diamankan dari nomor ganda campuran melalui pasangan Elvita dan Elang dalam pertandingan hari Selasa (27/10/2026). Keduanya melaju hingga semifinal sebelum langkahnya dihentikan pasangan dari Kudus yang memiliki kekuatan cukup tangguh.
“Kudus itu sangat kuat, karena pemainnya merupakan atlet PON,” jelasnya.
Sebelum memastikan perunggu, pasangan Purworejo harus melewati pertandingan ketat melawan Demak. Dalam laga tersebut, Elvita dan Elang berhasil mengamankan kemenangan dengan skor tipis 3-2.
Menurut Sulistyo, pertandingan melawan Demak berlangsung cukup berimbang. Kedua pasangan saling memberikan perlawanan hingga akhirnya Purworejo mampu mengunci kemenangan.
Selain ganda campuran, sejumlah nomor sebenarnya memiliki peluang untuk menyumbangkan medali. Namun, langkah atlet Purworejo harus terhenti di babak delapan besar.
Sulistyo mengakui ada evaluasi dari sisi strategi dan penempatan pemain, terutama pada nomor beregu putra yang dinilainya sebenarnya memiliki peluang melangkah lebih jauh.
“Untuk beregu putra, seharusnya kita bisa mendapatkan medali, tetapi saya salah strategi dalam memasang pemain,” ujarnya.
Selain beregu putra, nomor beregu putri, ganda putra, dan ganda putri juga harus puas terhenti di perempat final. Kekalahan yang dialami pun berlangsung dengan skor relatif tipis.(*)








