Banyak Masalah Teknis, KPU Diminta Ganti Vendor dan Moderator Debat

muhamad abdullah
Juru Bicara Tim Pemenangan 02, Muhamad Abdullah.

PURWOREJO, epurworejo.com – Pada acara debat Pilkada Purworejo 2024 tahap pertama banyak terjadi kesalahan teknis baik oleh penyelenggara (vendor) maupun moderator.

Hal itu mendapat kritikan dari tim pemenangan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Purworejo.

Muhamad Abdullah, juru bicara tim pemenangan 02 meminta agar pada debat tahap 2 nanti, KPU Purworejo untuk mengganti vendor dan moderator yang dipakai pada debat pertama pada Selasa (29/10/2024).

“Pertama dari paslon 02 ini agak kecewa dengan formasi diselenggarakan oleh KPU, terutama moderatornya sangat tidak profesional, bahkan merugikan 02 karena baru bicara 1 menit dipotong, dianggap waktunya habis. Harapannya besok diperbaiki, moderatornya diganti yang lebih profesional, penyelenggaranya juga lebih profesional,” kata Abdullah usai acara debat pertama.

KPU, menurut Abdullah juga tidak konsisten dalam memberikan dan menegakkan aturan debat.

“Masing-masing paslon hanya boleh membawa 100 orang pendukung, 50 orang di dalam gedung, dan 50 orang di luar gedung. Paslon 02 menaati, tapi paslon lain jumlahnya tidak sesuai kesepakatan,” katanya lagi.

Baca Juga :  Salurkan CSR, Pemkab Tak Henti Entaskan Kemiskinan

Sementara itu, Ketua KPU Purworejo, Jarot Sarwosambodo mengaku akan memperbaiki berbagai kekurangan pada debat kali ini.

“Kegiatan debat ini fasilitasi KPU Purworejo. Ini pertama, nanti putaran kedua 18 November 2024. Temanya Tata Kelola Pemerintahan yang Baik. Tentu prinsipnya apa yang terjadi hari ini adalah bahan evaluasi kami, masukan dari paslon baik 01 dan 02, akan menjadi masukan baik bagi kami, agar tidak ada kendala,” ungkapnya.

Namun begitu, menurut Jarot kegiatan debat kali ini sebenarnya sudah mengikuti aturan dari KPU RI, terlepas dari berbagai kekurangannya.

“Kami melaksanakan kegiatan ini ada SOP, dan pedoman teknis. Kami sudah mengikuti ketentuan yang diatur KPU RI,” sebuynya. (*)