PURWOREJO, epurworejo.com – Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH mendorong penguatan sinergi antara organisasi kemasyarakatan keagamaan dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat Purworejo yang religius, rukun, dan berkarakter. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purworejo masa bakti 2025–2030.
Pelantikan yang digelar di Pendopo Kecamatan Purworejo, Rabu (4/2/2026) tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Rita Purnama SSTP MM, serta jajaran pengurus LDII tingkat provinsi dan kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPD LDII Kabupaten Purworejo yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga kepengurusan ini dapat menjalankan amanah secara profesional dan terus aktif berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, LDII sebagai salah satu organisasi keagamaan diharapkan mampu berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai moral dan keislaman. Menurutnya, tantangan perubahan zaman kerap berdampak pada lunturnya nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
“Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat untuk membentengi tantangan moral, sosial, dan budaya tersebut,” tegasnya.
Tak hanya itu, di tengah keberagaman masyarakat Purworejo, Bupati juga menaruh harapan besar agar LDII dapat menjadi motor penggerak toleransi serta menjaga harmoni sosial. Ia menekankan pentingnya peran organisasi keagamaan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.
“Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat Purworejo yang rukun, makmur, sejahtera, dan religius,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Tengah, Prof Dr H Singgih Tri Sulistiyono MHum, menyampaikan bahwa kepengurusan LDII periode ini dihadapkan pada tantangan besar terkait perubahan moral dan sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, LDII sebagai organisasi dakwah Islam memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan program-program yang mampu memperkuat ketahanan moral umat, sekaligus menjawab tantangan zaman.
“Seluruh program yang dijalankan hendaknya tetap bermuara pada upaya mencari ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.(*)
Baca Berita Pantura


















