Raih Sertifikat Eliminasi Malaria, Ketua DPRD Ingatkan Hal Ini

Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo SSos

PURWOREJO, epurworejo.com – Keberhasilan Kabupaten Purworejo meraih Sertifikat Eliminasi Malaria jangan membuat semua pihak lengah.

Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Tunaryo S.Sos mengungkapkan jika penghargaan tersebut justru menjadi tanggung jawab bersama untuk mempertahankan status bebas malaria di masa mendatang.

Tunaryo mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Purworejo yang berhasil memperoleh Sertifikat Eliminasi Malaria setelah melalui perjuangan selama 26 tahun. Ia menilai keberhasilan itu merupakan buah dari kerja keras pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, serta dukungan masyarakat.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Purworejo. Namun, yang lebih penting sekarang adalah bagaimana status eliminasi ini bisa terus dipertahankan,” katanya.

Ia menegaskan, DPRD akan terus mendukung kebijakan dan penganggaran di bidang kesehatan, khususnya untuk memperkuat sistem surveilans, deteksi dini, dan upaya pencegahan penyakit menular agar tidak muncul kembali kasus penularan lokal.

Baca Juga :  Usulan 5 Hari Sekolah di Purworejo Makin Hangat, Komisi IV Panggil PGRI

Menurut Tunaryo, pemerintah juga perlu memberikan perhatian khusus terhadap wilayah yang sebelumnya pernah menjadi lokasi penularan malaria. Pengawasan di daerah tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan agar potensi munculnya kembali kasus dapat diantisipasi sejak dini.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga harus terus digencarkan. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mencegah berkembangnya nyamuk, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala malaria menjadi faktor penting dalam mempertahankan status eliminasi.

“Penghargaan ini jangan hanya menjadi simbol prestasi, tetapi harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Mempertahankan status eliminasi malaria tentu lebih berat dibanding meraihnya,” tegas Tunaryo.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi momentum bagi Purworejo untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pengendalian penyakit menular.(*)