PURWOREJO, epurworejo.com – Pasar Apresiasi 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-78 DPRD Kabupaten Purworejo resmi ditutup oleh Wakil Ketua DPRD Purworejo, Rudi Hartono, S.Pd., di Gedung DPRD Purworejo, Senin (26/10) malam. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan antara DPRD dengan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM, pelestarian budaya, dan kreativitas generasi muda.
Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan Pasar Apresiasi 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen DPRD untuk menghadirkan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.
“Ini merupakan komitmen kami dari DPRD untuk selalu dekat dengan masyarakat. Program-program kami tentunya program yang menyentuh langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Pasar Apresiasi tidak sekadar menjadi kegiatan perayaan hari jadi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ide, merawat kebudayaan, serta menunjukkan berbagai potensi daerah.
Rudi juga menyoroti pentingnya mengubah citra Purworejo yang selama ini kerap disebut sebagai kota pensiun. Menurutnya, Purworejo memiliki potensi untuk berkembang menjadi daerah yang kreatif, dinamis, dan mampu memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi sarana untuk mengapresiasi ide, merawat budaya, serta menjadikan Purworejo sebagai kota yang penuh kreativitas. Selama ini citra Purworejo adalah kota pensiun, kita akan mengubah citra itu menjadi kota yang penuh kreativitas dan dinamis,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seniman, serta generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi. Melalui kegiatan semacam ini, produk unggulan UMKM dan potensi putra daerah diharapkan semakin dikenal masyarakat luas.
DPRD Purworejo, lanjut Rudi, juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang menghadapi kendala dalam mengembangkan usaha maupun kegiatan kesenian. Ia mengajak para pelaku UMKM dan seniman untuk tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi bersama.
“Kalau ada kendala yang dihadapi para pelaku UMKM maupun seniman, kami membuka jalur komunikasi seluas-luasnya. Monggo datang ke gedung kami, insyaallah kita diskusi dan mencari solusi bersama-sama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Rudi turut menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Apresiasi juga diberikan kepada Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Sekretariat DPRD atas dukungan dan kerja keras selama acara berlangsung.
Di sisi lain, Rudi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mungkin merasa terganggu atau dirugikan oleh aktivitas selama rangkaian peringatan Hari Jadi ke-78 DPRD Purworejo.
“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang terganggu atau dirugikan atas kegiatan ini. Insyaallah kegiatan ini akan kami evaluasi agar ke depan tidak ada yang dirugikan atau terganggu,” ungkapnya.
Ia juga berharap masyarakat yang terdampak kegiatan tersebut mendapatkan keberkahan dan kelancaran rezeki. Menurutnya, evaluasi akan menjadi bagian penting agar pelaksanaan kegiatan serupa pada masa mendatang dapat berjalan lebih baik dengan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat.
Menutup sambutannya, Rudi secara resmi menyatakan Pasar Apresiasi 2026 berakhir. Ia berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi masyarakat Purworejo, khususnya dalam mendukung UMKM, mengembangkan kreativitas, dan melestarikan kebudayaan daerah.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan manfaat,” jelas politisi Partai PKB ini. (*)








