Eko Januar Datang, Warga Kroyolor Usulkan Peningkatan Fasilitas GOR Desa

KEMIRI, epurworejo.com – Anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Partai NasDem, Eko Januar Susanto, S.I.P., M.A.P., menyerap sejumlah aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan reses masa persidangan III tahun 2026 di daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Kemiri, Pituruh dan Bruno.

Rangkaian reses yang berlangsung sejak 13 hingga 18 September 2026 tersebut ditutup di GOR Jogati, Desa Kroyokulon, Kecamatan Kemiri, Jumat (18/9/2026). Dalam pertemuan itu, Eko berdialog dengan tokoh masyarakat, perwakilan kelembagaan desa, kelompok tani, pemuda dan elemen masyarakat lainnya.

Menurut Eko, aspirasi yang disampaikan masyarakat cukup beragam, namun sebagian besar masih berkaitan dengan kebutuhan dasar pembangunan wilayah, terutama infrastruktur, pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Yang menjadi perhatian masyarakat antara lain infrastruktur jalan, jalan usaha tani, irigasi dan drainase. Selain itu ada kebutuhan sarana olahraga, alat dan mesin pertanian, pemberdayaan UMKM serta kegiatan kepemudaan,” kata Eko.

Eko menyebut, salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Kroyokulon adalah peningkatan fasilitas GOR desa. Warga mengusulkan adanya penambahan penerangan, fasilitas sanitasi atau toilet, serta penataan halaman dan area parkir.

Menurutnya, keberadaan GOR tidak hanya untuk kegiatan olahraga, tetapi juga dapat menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan.

“GOR ini sudah menjadi fasilitas masyarakat. Karena itu fasilitas pendukungnya juga perlu diperhatikan agar bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Selain fasilitas olahraga, persoalan infrastruktur jalan juga menjadi aspirasi yang cukup banyak disampaikan selama kegiatan reses. Masyarakat mengharapkan adanya peningkatan kualitas jalan desa maupun jalan usaha tani yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga dan pengangkutan hasil pertanian.

Eko mengatakan, kondisi jalan usaha tani memiliki kaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya petani.

“Jalan usaha tani ini penting karena berkaitan dengan mobilitas petani dan pengangkutan hasil panen. Jadi usulan perbaikannya akan kami inventarisasi untuk kemudian diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran DPRD,” jelasnya.

Baca Juga :  Perawat Harus Terus Meningkatkan Kompetensinya

Di sektor pertanian, masyarakat juga mengusulkan dukungan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti cultivator, mesin pompa air dan hand tractor. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelompok tani meningkatkan efisiensi dalam mengolah lahan.

Tidak hanya itu, Eko juga menerima aspirasi mengenai normalisasi saluran irigasi tersier dan drainase permukiman. Perbaikan tersebut dinilai penting untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian sekaligus mengantisipasi genangan ketika musim hujan.

Sementara di bidang ekonomi, masyarakat mengharapkan adanya penguatan UMKM dan kelompok perempuan, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT), melalui pelatihan kewirausahaan serta dukungan sarana produksi.

Aspirasi dari kalangan pemuda juga turut menjadi perhatian. Eko menyebut masyarakat menginginkan adanya program pemberdayaan Karang Taruna, khususnya melalui pelatihan keterampilan berbasis digital dan kegiatan olahraga.

“Potensi pemuda harus terus diberikan ruang. Tidak hanya melalui kegiatan olahraga, tetapi juga keterampilan yang bisa mendukung mereka menghadapi perkembangan teknologi dan membuka peluang ekonomi,” katanya.

Selain itu, masyarakat mengusulkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan antar-desa yang masih minim penerangan pada malam hari.

Eko menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun selama pelaksanaan reses tidak berhenti pada kegiatan pertemuan dengan masyarakat. Usulan tersebut akan dikompilasi dan menjadi bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokkir) DPRD Kabupaten Purworejo.

“Kami akan inventarisasi semua usulan ini. Mana yang menjadi prioritas dan sesuai kewenangan pemerintah daerah akan kami dorong agar bisa masuk dalam perencanaan pembangunan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, selain menyerap aspirasi baru, dirinya dalam kegiatan reses turut memantau sejumlah pokir yang sebelumnya telah diusulkan dan telah direalisasikan maupun masih dalam proses.

Menurut Eko, pengawalan tersebut penting agar aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui DPRD dapat terus dipantau perkembangannya.

“Kami tidak hanya menerima usulan baru, tetapi juga memastikan usulan yang sudah pernah disampaikan dan masuk pokir dapat terus dipantau realisasinya,” jelas Eko. (*)